Kuat menjelaskan saat kunjungan Mas Gibran nanti tidak hanya akan bertemu relawan saja tapi juga ramah tamah dengan warga dan ngobrol santai sama tokoh agama.
Bahkan akan mengunjungi pondok pesantren home industria atau UMKM, seperti melihat proses produksi kerajinan tembaga. Lalu ke home industri Carica serta ramah tanah dengan petani tembakau dan melihat gudang tembakau.
"Jadi bertemu relawan, ada juga warga. Jadi Mas Wali tahu realitas lapangan seperti apa, kenyataan di lapangan seperti apa,. Jadi kenapa harus ke ponpes atau UMKM," imbuh dia.
Untuk lokasi di mana pun siap dan tidak ada masalah, mau tunjuk ke Cilacap siap, Kedu langsung siap atau Kota Solo juga siap. Jadi tidak ada faktor apapun kenapa harus ke Boyolali dulu lalu ke Magelang.
Baca Juga:Yenny Wahid Ngaku Sudah Lapor ke Orang Terdekat Prabowo Sebelum Resmi Dukung Ganjar-Mahfud MD
"Kemarin itu ada beberapa rute, ada Salatiga, Semarang, lalu Kendal. Sekarang ke situ (Boyolali), jadi yang dipilih ke situ dulu. Ini lebih ke teknis saja tidak ada faktor apapun," ungkapnya.
Kuat mengatakan road show ini juga untuk membuktikan bahwa relawan Bolone Mas e tidak hanya di Solo tapi juga di daerah.
"Ini sekaligus menunjukan organ relawan ada di daerah. Selama ini Mas Wali kan belum pernah bertemu relawannya mas wali sendiri, yang selama ini bergerak ke masyarakat," pungkas dia.
Kontributor : Ari Welianto
Baca Juga:Sosok Gibran Gak Pengaruh, Parpol Koalisi Yakin Ganjar-Mahfud Kuasai Suara Pulau Jawa