Heboh Spanduk Bergambar Petruk Bertuliskan 'Dadi Wong Jowo Ojo Ilang Jawane' Muncul Usai Gibran Daftar Cawapres

Pemasangan spanduk tersebut muncul usai Gibran Rakabuming Raka mendaftar cawapres mendampingi capres Prabowo Subianto.

Ronald Seger Prabowo
Rabu, 25 Oktober 2023 | 19:00 WIB
Heboh Spanduk Bergambar Petruk Bertuliskan 'Dadi Wong Jowo Ojo Ilang Jawane' Muncul Usai Gibran Daftar Cawapres
Spanduk bergambar Petruk dan bertuliskan "Dadi Wong Jowo Ojo Ilang Jawane" muncul  di Soloraya. [Suara.com/Ari Welianto]

SuaraSurakarta.id - Spanduk bergambar Petruk dan bertuliskan "Dadi Wong Jowo Ojo Ilang Jawane" muncul di sejumlah wilayah di Soloraya.

Pemasangan spanduk tersebut muncul usai Gibran Rakabuming Raka mendaftar cawapres mendampingi capres Prabowo Subianto.

Pantauan di lapangan spanduk tersebut di Jalan Adi Sumarmo Solo, Jalan Ahmad Yani Solo, Jalan Slamet Riyadi Kartasura hingga Pasar Bumirejo Pabelan.

Spanduk tersebut berwarna kuning dengan tulisan "Dadi Wong Jowo Ojo Ilang Jawane" (Jadi Orang Jawa, Jangan Hilang Jawanya). Lalu ada gambar tokoh pewayangan Petruk tengah naik sepeda.

Baca Juga:Akhirnya Deklarasi, Gibran: Tenang Pak Prabowo, Saya Sudah di Sini

Seperti diketahui, tokoh pewayangan petruk ini dalam kelompok punakawan sering diidentikkan dengan Presiden Joko Widodo. Dimana  dikenal sebagai representasi rakyat kecil yang menjadi pemimpin.

Ketua DPC PDIP Solo FX Hadi Rudyatmo membantah spanduk-spanduk itu yang memasang kader PDIP. Karena sudah melarang untuk menjelek-jelekan calon lain dan memasang spanduk. 

"Saya sudah mengintruksikan kepada seluruh pengurus DPC sampai anak ranting, satgas maupun relawan. Saya tegaskan dilarang menghujat menjelek-jelekan mencaci maki capres cawapres lain. Kita tetap semangat bergotong royong memenangkan Ganjar dan Mahfud," terangnya, Rabu (25/10/2023).

Rudy menegaskan spanduk-spanduk tidak ada yang dipasang. Bahkan kader setiap malam keliling untuk mewaspadai lingkungan masing-masing, kalau ada spanduk yang mengadu domba langsung dilepas.

Kalau yang memasang spanduk bukan masyarakat akan difoto buat dokumentasi. 

Baca Juga:Prabowo-Gibran Pendaftar Terakhir, KPU RI Tutup Masa Pendaftaran Capres-Cawapres 2024

"Kalau ada yang mengatas namakan PDIP akan langsung kita lepas. Karena sudah ada perintah atau instruksi, jadi yang ada itu bukan PDIP," ungkap dia.

Kebanyakan itu, lanjut dia, dipasang di luar Kota Solo, sedangkan di Solo tidak ada. 

"Yang dishare ke mana-mana bukan di Solo loh. Karena kita sudah sampaikan kalau ada yang memasang spanduk itu bukan dari PDIP dan ada keinginan adu domba dengan Mas Gibran," paparnya. 

Mantan Wali Kota Solo ini juga meminta kepada kader dilarang menerima tawaran apapun, memasang spanduk atau demo yang menyudutkan pihak lain. Ia ingin agar pemilu berjalan damai.

"Sehingga kalau ada spanduk atau demo di Solo itu ada dua hal saya cermati, satu yang masang bukan PDIP dan ada keinginan buat mengadu domba," ujar dia.

"Saya tidak mau diadu domba seperti itu. Yuks kita kompetisi yang sehat tanpa ada tekanan, tanpa ada money politics dan intimidasi," tandasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak