"Tadi sudah dikatakan kita satu rumpun, kalau satu rumpun kita bina dengan baik suasana cair ini bisa jadi, mungkin pusat nanti bisa lebih cair lagi. Jadi dimulai dari Solo, kemungkinan besar di pusat juga akan jadi cair. Nuansa politik, pernik-pernik politik itu sangat seksi," ucapnya.
Menurutnya, Solo bisa menjadi barometer politik di tingkat nasional ketika muncul ide-ide politik yang tergali oleh Partai Gerindra dengan Partai Golkar di Solo.
"Kalau Solo nanti bisa memunculkan ide-ide gagasan politik yang dimulai dari Solo antara Golkar dan Gerindra, ini akan menjadi sesuatu yang menarik bagi kami selaku pelaku yang di bawah," ujarnya.
Pasca pertemuan ini, Ardianto menyatakan, tidak menutup kemungkinan akan ada komunikasi lebih lanjut di antara kedua Parpol.
"Mungkin ke depannya bisa juga terjalin komunikasi untuk pembicaraan-pembicaraan yang lebih menukik. Yang sekarang ini masih sebatas silaturahmi," tegas dia.