Perjuangan Juru Parkir asal Solo yang Menabung Selama 26 Tahun sejak Tahun 1985 untuk Daftar Haji

Dia yang berprofesi sebagai juru parkir mengumpulkan uang untuk mendaftar haji sejak tahun 1985 lalu.

Ronald Seger Prabowo
Selasa, 16 Mei 2023 | 17:48 WIB
Perjuangan Juru Parkir asal Solo yang Menabung Selama 26 Tahun sejak Tahun 1985 untuk Daftar Haji
Sri Suharto (69), juru parkir yang akan berangkat haji tahun 2023. [Suara.com/Ari Welianto]

SuaraSurakarta.id - Sri Suharto (69), merupakan salah satu jamaah calon haji Kota Solo yang rencana akan berangkat tahun 2023 nanti.

Dia yang berprofesi sebagai juru parkir mengumpulkan uang untuk mendaftar haji sejak tahun 1985 lalu. Sedangkan untuk daftar haji bersama istri bernama Suminem (58) tahun 2011 lalu. 

Bapak dua anak ini sudah kerja jadi juru parkir itu sejak 1985 hingga sekarang. Lokasinya itu pindah-pindah, awalnya di depan SMA Muhammadiyah 2 Solo, sekarang di depan sebuah toko sepatu.

"Saya menabung itu sejak tahun 1985. Kalau daftar haji tahun 2011 lalu," ujarnya saat ditemui di lokasinya kerjanya di Jalan Yosodipuro, Selasa (16/5/2023).

Baca Juga:NMIXX Dikonfirmasi Akan Tampil di Acara 'Good Day New York'

Selama hampir 26 tahun menabung sejak tahun 1985 itu, ia mampu mengumpulkan uang sekitar Rp 50 juta, yang selanjutnya buat daftar haji bersama istrinya. Untuk pelunasan sendiri dilakukan tahun 2022 kemarin.

"Dulu daftar haji per orang itu Rp 25 juta, jadi dua orang Rp 50 juta. Pelunasan sudah tahun kemarin, jadi satu orang itu total sekitar Rp 39 juta," jelas dia.

Ia mengaku menabung dari hasil dari bekerja sebagai parkir dan becak saat malam hari. Dalam satu hari, ia hanya menyisihkan sekitar Rp 25.000, Rp 50.000 hingga Rp 100.000. 

Setelah satu bulan terkumpul sekitar Rp 1 juta hingga Rp 1,5 juta, uangnya ditabungkan di bank. 

"Dulu kalau siang saya parkir, kalau malam becak, tapi sekarang sudah tidak becak lagi karena kalah sama ojek online. Nabungnya itu satu bulan sekali, kadang Rp 1 juta, kadang juga Rp 1,5 juta, satu hari itu kadang menyisihkan 
Rp 25.000, Rp 50.000, atau Rp 100.000, kan tidak menentu pendapatannya," katanya.

Baca Juga:Kabar Baik bagi Jamaah, Pelunasan Biaya Haji Ditunda

Menurutnya pendapatan yang diterima setiap harinya berbeda-beda, sebelum Covid-19 rata-rata mendapatkan Rp 100.000 hingga Rp 50.000. Tapi sekarang hanya dapat Rp 38.000 hingga Rp 35.000. 

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

News

Terkini