"Itu berangkat dari pukul 10.00 WIB hingga pukul 17.00 WIB. Hasil itu tetap saya syukuri," imbuh dia.
Meski punya pendapatan yang tidak mesti, ia bersama istri sudah niat lama untuk berangkat haji.
Ia sendiri sudah punya niat haji sejak kecil, sejak orang tua meninggal tinggal bersama nenek. Saat neneknya meninggal, ia pergi ke Solo dari tempat tinggalnya di Klodran, Colomadu, Karanganyar untuk mencari pekerjaan sebagai laden tukang (kuli).
"Haji itu kan panggilan Allah SWT, saya sudah punya niat itu sejak kecil. Saya sekolah dulu itu yang menyekolahkan dari kepala sekolah, dulu saya sering berdiri dan melihat anak-anak sekolah, lalu ditanya sama kepala sekolah dan ditawari sekolah," paparnya.
Baca Juga:NMIXX Dikonfirmasi Akan Tampil di Acara 'Good Day New York'
Selama menabung, ia menyerahkan uang hasil kerjanya itu ke istri. Lalu bersama istri membagi uang hasil kerjanya, buat menabung dan kebutuhan sehari-hari.
"Ya, misal kalau dapat Rp 50.000, sebesar Rp 25.000 disimpan, sisanya buat makan dan keperluan lain seperti sakit," imbuh dia.
"Setiap hari saya dapat uang tak kasihkan ke istri. Istri saat kasih tahu kalau nyimpan uang sing hati-hati, nanti setiap bulan bawa ke bank," sambungnya.
Sebenarnya, ia bersama istri berangkat haji tahun 2022 lalu. Tapi karena ada pembatasan usia, hanya istrinya yang berangkat sedangkan dirinya tahun 2023 ini.
"Istri sudah berangkat tahun lalu, kalau saya tahun ini. Saya bilang ke istri tidak apa-apa tidak bareng, ini sudah panggilannya Gusti Allah, tidak usah mikirin saya kudu mangkat, begitu berangkat bismillah niat," papar dia.
Baca Juga:Kabar Baik bagi Jamaah, Pelunasan Biaya Haji Ditunda
Ia berharap sekeluarga sehat semua dan mendapatkan rezeki yang halal. Ke depan setelah haji punya rencana buat umrah, tahun 2013 sudah berangkat umrah.