Ia mengatakan, Allah tidak mungkin mempertahankan NU sampai satu abad kalau tidak memberikan manfaat buat umat manusia dan bangsa Indonesia.
"Ini berkat karomah dan bimbingan para kiai, ulama, habaib yang selalu mengayomi kita," jelas Nusron.
Pada kesempatan ini, hadir Wagub Jawa Tengah Taj Yasin Maimoen Zubair, Wakil Wali Kota Surakarta Teguh Prakosa, Katib Aam PBNU KH Akhmad Said Asrori, Ketua PBNU KH Miftah Faqih, Ketua Lakpesdam PBNU H Ulil Abshar Abdalla.
Hadir pula Rais Syuriyah PWNU Jawa Tengah KH Ubaidillah Shadaqah, Ketua PWNU Jawa Tengah KH Muzammil, beserta jajaran PCNU se-Soloraya, dan perwakilan PWNU se-Indonesia.
Setelah menyenandungkan Ya Lal Wathan, Habib Syech mengajak hadirin mengumandangkan berbagai macam shalawat, di antaranya Shalawat Nariyah, Shalawat Asyghil, Shalawat Busyro, dilanjut Lagu Padang Bulan dan shalawat-shalawat lainnya.
Acara shalawatan ini diikuti oleh ribuan Syechermania dan Nahdliyin. Mereka mengibarkan bendera NU dan Indonesia sembari terus mengumandanhkan shalawat.