Keyakinan PBNU untuk TGIPF Tragedi Stadion Kanjuruhan Bekerja dengan Baik

Menurut Gus Yahya, peristiwa yang terjadi di Kanjuruhan adalah musibah luar biasa.

Ronald Seger Prabowo
Selasa, 04 Oktober 2022 | 20:35 WIB
Keyakinan PBNU untuk TGIPF Tragedi Stadion Kanjuruhan Bekerja dengan Baik
Ketua Umum PBNU KH Yahya Cholil Staquf (Gus Yahya) menyerahkan santunan kepada keluarga korban tragedi Kanjuruhan. [ANTARA/HO-Humas PBNU]

SuaraSurakarta.id - Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) menyakini Tim Gabungan Independen Pencari Fakta (TGIPF) yang dibentuk pemerintah akan bekerja dengan baik dalam mengusut tragedi di Stadion Kanjuruhan, Malang.

Hal itu ditegakaskan Ketua Umum PBNU KH Yahya Cholil Staquf atau Gus Yahya.

"Saya percaya bahwa tim pencari fakta yang terdiri dari tokoh-tokoh yang kredibel bisa bertugas degan baik," kata Gus Yahya dilansir dari ANTARA, Selasa (4/10/2022).

Menurut Gus Yahya, peristiwa yang terjadi di Kanjuruhan adalah musibah luar biasa. Dari segi ukuran, insiden memilukan tersebut dianggap sebagai tragedi internasional.

Baca Juga:Berpihak pada Korban Tragedi Kanjuruhan, Menpora Zainudin Amali Beberkan Alasan TGIPF Tak Gandeng Aremania

"Saya atas nama PBNU mengajak semua warga NU maupun masyarakat pada umumnya agar di dalam musibah yang begitu besar ini kita tetap memelihara husnuzon prasangka baik kepada Allah," ajak dia.

Untuk membantu korban, NU membentuk satuan gugus tugas tragedi Kanjuruhan dengan mendirikan Posko Terpadu yang berlokasi di Kantor PCNU Kabupaten Malang.

Di bawah pengawasan langsung Gus Yahya dan Sekretaris Jenderal PBNU Saifullah Yusuf (Gus Ipul), Posko Terpadu dibentuk dengan melibatkan semua unsur. Mulai dari PBNU, PWNU, PCNU serta lembaga dan banom di bawah NU yakni Ansor, Fatayat, Muslimah hingga Lazisnu dan Lembaga Dokter NU.

"Bagi NU ini wajib dilakukan sebagai bagian dari tanggung jawab NU," ujar Gus Yahya.

Meskipun telah mendirikan posko terpadu, Gus Yahya tetap memerintahkan personel posko untuk proaktif mendatangi keluarga korban.

Baca Juga:PSSI Sanksi Arema FC: Dilarang Berpenonton Jika Tuan Rumah, Didenda Rp250 Juta

"Yang yatim juga harus diurus sampai mandiri. Jangan hanya bayari SPP, tapi harus dipikirkan sampai dia bisa hidup mandiri," ucap dia.

Senada dengan itu, Ketua PCNU Kota Malang KH Isrohunnajah menyambut baik gagasan PBNU yang memberikan santunan kepada keluarga korban.

Santunan diberikan kepada perwakilan dua keluarga korban serta kepada para Ketua Majelis Wakil Cabang (MWC) yang kemudian akan disalurkan kepada keluarga korban.

"Keluarga akan didatangi langsung. Kita nanti juga akan tahlil dan memberikan santunan di rumah-rumah keluarga korban," ujar KH Isrohunnajah.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kamu Beneran Orang Solo Apa Bukan?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pemula atau Suhu, Seberapa Tahu Kamu soal Skincare?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: Soal Matematika Kelas 6 SD dengan Jawaban dan Pembahasan Lengkap
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kamu Soal Transfer Mauro Zijlstra ke Persija Jakarta? Yuk Uji Pengetahuanmu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Fun Fact Nicholas Mjosund, Satu-satunya Pemain Abroad Timnas Indonesia U-17 vs China
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 10 Soal Matematika Materi Aljabar Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan John Herdman? Pelatih Baru Timnas Indonesia
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Otak Kanan vs Otak Kiri, Kamu Tim Kreatif atau Logis?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Apakah Kamu Terjebak 'Mental Miskin'?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: 10 Soal Bahasa Inggris Kelas 12 SMA Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Sehat Ginjalmu? Cek Kebiasaan Harianmu yang Berisiko Merusak Ginjal
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak