Puan Maharani Dinilai Perlemah Pasangan di Pilpres 2024, Sekalipun Berduet dengan Prabowo Subianto

Puan Maharani bisa memperlemah pasangannya jika maju di Pilpres mendatang, termasuk jika berduet dengan Prabowo Subianto.

Ronald Seger Prabowo
Jum'at, 23 September 2022 | 14:01 WIB
Puan Maharani Dinilai Perlemah Pasangan di Pilpres 2024, Sekalipun Berduet dengan Prabowo Subianto
Puan Maharani diajarkan Prabowo Subianto menunggang kuda di kediaman Menhan RI, Hambalang, Bogor, Minggu (4/9/2022). [Ist]

Bila pasangan calonnya hanya dua, dan Puan dipasangkan dengan calon presiden paling kuat setelah Ganjar, yakni Prabowo, melawan pasangan Anies-AHY, maka persaingan sangat ketat.

Artinya, Prabowo mengalami pelemahan dan Anies mengalami penguatan secara sangat signifikan, setelah Puan pindah dari Anies ke Prabowo. Prabowo-Puan 38 persen, Anies-AHY 36,5 persen. Padahal ketika tiga pasangan Prabowo 41,7% dan Anies-Puan hanya 26,5%.

Kalau pasangan ini yang maju, Saiful melihat, peluang Anies cukup terbuka untuk memenangkan Pilpres. Dijelaskan juga, selama ini Prabowo lebih banyak dikenal publik dibanding Anies.

”Jika posisi kedikenalan sama (Puan, Prabowo, Anies, dan AHY), prospek pasangan Anies-AHY lebih bagus dibanding pasangan Prabowo-Puan. Anies-AHY didukung 48,5 persen, sedangkan Prabowo-Puan 35,8 persen. Sisanya menyatakan belum tahu,” imbuh dia.

Baca Juga:Kacau! PDIP Salah Taktik, Elektabilitas Ganjar Pranowo Malah Naik Usai Jadi 'Anak Kos' di Partai Sendiri

Saiful menyimpulkan, PDIP sulit memenangkan pilpres, jika Puan menjadi calon presiden maupun calon wakil presiden.

Puan Maharani dipasangkan dengan siapa pun, tidak cukup membantu PDIP untuk memastikan partai ini akan kembali memiliki presiden nanti,” tegasnya.

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

News

Terkini

Tampilkan lebih banyak