Politisi PKS Sebut Tingkat Kemiskinan di Kota Solo Tertinggi di Jateng, Reaksi Gibran: Kurang Fair!

Kota Solo disebut sebagai kota dengan tingkat kemiskinan tertinggi di Jawa Tengah (Jateng). Hal ini disampaikan oleh juru bicara Partai Keadilan Sejahtera (PKS)

Budi Arista Romadhoni
Senin, 19 September 2022 | 11:15 WIB
Politisi PKS Sebut Tingkat Kemiskinan di Kota Solo Tertinggi di Jateng, Reaksi Gibran: Kurang Fair!
Wali Kota Solo, Gibran Rakabuming Raka. [ANTARA/Aris Wasita]

SuaraSurakarta.id - Kota Solo disebut sebagai kota dengan tingkat kemiskinan tertinggi di Jawa Tengah (Jateng). Hal ini disampaikan oleh juru bicara Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Muhammad Kholid. 

Dari data Badan Statistik Indonesia (BPS) Kota Solo, prosentase kemiskinan Kota Solo mencapai 9.40 persen atau 48,79 ribu. Jumlah tersebut berada di rangking 11 terendah dari 35 kabupaten/kota di Jateng.

Tingkat kemiskinan tertinggi di Jateng, yakni Kabupaten Kebumen dengan 17,83 persen, peringkat dua Kabupaten Wonosobo dengan 17,67 persen, dan peringkat tiga dari Kabupaten Brebes dengan 17,43 persen.

Koordinator Fungsi Statistik Sosial BPS Solo, Bambang Nugraha, mengatakan data kemiskinan di Kota Solo tahun 2020 itu 9,03 persen, tahun 2021 itu 9,40 persen. 

Baca Juga:Angka Kemiskinan di Palembang Masih Dua Digit, Dibutuhkan Perwali Penanggulangan

"Sementara yang tertinggi itu ada dibeberapa kabupaten. Kota Solo ada di posisi medium," terang dia saat dikonfirmasi, Senin (19/9/2022).

Menurutnya, jadi apa yang disampaikan jika Solo tertinggi tingkat kemiskinan di Jateng tidak benar. Bahkan sebelumnya belum pernah, Solo ada diperingkat tertinggi di Jateng.

"Tidak benar, dan belum pernah Solo ada diperingkat tertinggi di Jateng. Kita masih terjaga untuk angka kemiskinan," katanya.

Diakui memang angka kemiskinan di Kota Solo sempat terjadi kenaikan tahun 2020 itu 9,03 persen dan tahun 2021 naik menjadi 9,40 persen. Tapi meski ada peningkatan kalau disebut tertinggi di Jateng tidak juga.

"Mudah-mudahan proses yang sedang berjalan ini tidak selalu signifikan. Faktor-faktor yang ada di luar atau fenomena-fenomena yang ada," sambung dia.

Baca Juga:Meski Harga BBM Melambung, Gibran Pastikan Tarif BST Tidak Naik

Sementara itu Wali Kota Solo, Gibran Rakabuming Raka juga angkat bicara  terkait kritikan dari PKS yang menyebut jika Kota Solo adalah kota yang tingkat kemiskinan tertinggi di Jateng.

Gibran mengaku ketika pandemi Covid-19, memang ada peningkatan kemiskinan di Kota Solo sebesar 0,37 persen.

"Sekarang kita sedang berupaya menurunkan itu. Dari tahun ke tahun kan trendnya menurun terus, tapi ketika ada Covid-19 ada kenaikan," paparnya.

Gibran menegaskan, kalau ada masukan atau evaluasi darimana pun akan diterima. Makanya program-program saat ini fokus pada pertumbuhan ekonomi.

"Makanya kita kejar terus pertumbuhan ekonominya. Ini sejalan juga dengan program, visi misi kita. Adanya masukan ini jadi motivasi kita untuk menggenjot lagi," jelas dia.

Gibran enggan menyebutkan daerah yang lebih tinggi dari Solo soal tingkat kemiskinan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Tahu Kalian Tentang Game of Thrones? Ada Karakter Kejutan dari Prekuelnya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kalau Masalah Hidupmu Diangkat Jadi Film Indonesia, Judul Apa Paling Cocok?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Satu Frekuensi Selera Musikmu dengan Pasangan?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA Kelas 12 SMA Soal Matematika dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Inggris Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Beneran Orang Solo Apa Bukan?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pemula atau Suhu, Seberapa Tahu Kamu soal Skincare?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: Soal Matematika Kelas 6 SD dengan Jawaban dan Pembahasan Lengkap
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kamu Soal Transfer Mauro Zijlstra ke Persija Jakarta? Yuk Uji Pengetahuanmu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Fun Fact Nicholas Mjosund, Satu-satunya Pemain Abroad Timnas Indonesia U-17 vs China
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 10 Soal Matematika Materi Aljabar Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak