Penyandang Disabilitas Ditolak Naik KRL di Stasiun Balapan Solo, Gibran: Difasilitasi, Bukan Disingkir-singkirkan!

Dalam video berdurasi 2.30 menit yang diunggah akun Instagram @mlampahsolo, seorang penyandang disabilitas akan naik KRL dari Stasiun Balapan lewat sky bridge.

Ronald Seger Prabowo
Rabu, 27 Juli 2022 | 17:12 WIB
Penyandang Disabilitas Ditolak Naik KRL di Stasiun Balapan Solo, Gibran: Difasilitasi, Bukan Disingkir-singkirkan!
Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka. [ANTARA/Aris Wasita]

SuaraSurakarta.id - Beredar video di media sosial (medsos) seorang penyandang disabilitas ditolak hendak naik KRL dari Stasiun Balapan Solo.

Dalam video berdurasi 2.30 menit yang diunggah akun Instagram @mlampahsolo, seorang penyandang disabilitas akan naik KRL dari Stasiun Balapan lewat sky bridge. 

Bahkan sempat terjadi percakapan dan perdebatan antara seorang disabilitas dan petugas keamanan. Saat akan naik KRL, tiba-tiba ada dua petugas keamanan yang mencegat seorang disabilitas. 

Salah satu petugas memberitahu kalau sepeda roda tiga tidak bisa masuk di KRL. Petugas lalu menyarankan agar naik transportasi lain.

Baca Juga:Potong Nugget Pakai Alat Nyeleneh, Pria Ini Spontan Kena Pukul Ibunya

"Kursi roda tiga tidak bisa masuk dalam KRL. Kita menyarankan masnya naik tranportasi lain, karena ini perintah dari atasan," ujar salah satu petugas keamanan.

Seorang disabilitas mengatakan jika naik KRL membayar. Ia pun mengakui selama ini tidak ada penolakan di mana pun.

Bahkan seorang disabilitas malah ingin bertemu dan bicara dengan atasan dari petugas keamanan.

"Saya tidak pernah dapat penolakan loh di mana-mana. Saya mau ngomong sama atasan," kata seorang disabilitas bernama Yuhan ini. 

Ia minta ada alasan yang logis kenapa tidak diperbolehkan naik. Bahkan mengatakan kalau kondisinya tidak seperti ini tidak pakai kursi roda tiga ini.

Baca Juga:Habib Husein Ja'far Datang ke Citayam Fashion Week, Publik Bertanya-tanya: Cari Pemuda Tersesat Bib?

"Saya butuh alasan yang logis, saya ini penyandang disabilitas. Saya seandainya tidak seperti ini, saya tidak akan memakai kursi roda seperti ini," sambungnya.

Petugas pun meminta maaf, karena hanya menjalankan tugas dan ini sudah sesuai aturan yang ada. Bahwasannya kursi roda tiga seperti ini disarankan memakai transportasi yang lain.

"Saya hanya menjalankan tugas diutus sama atasan. Ya, mohon maaf kalau masnya tidak bisa naik KRL," ungkap petugas.

Petugas lalu mengatakan, mungkin bagian depan kepanjangan tidak sesuai. Kalau sepeda, sepeda lipat, kursi roda juga yang lipat.

Sementara itu saat dikonfirmasi, Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka mengatakan sudah tahu dan melihat video tersebut kemarin. Harusnya boleh tidak di tolak.

"Nanti saya cek dulu. Harusnya tidak apa-apa. Numpak BST yo ora opo-opo, itu sebenarnya bukan ranah saya, nanti coba kita komunikasikan," terang putra sulung Presiden Jokowi ini.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini