Kata kunci ceruk bisnis seperti ini adalah penyederhanaan proses menambang crypto dan dilakukan secara jarak jauh. Menurut keterangan Evan Manajer Pemasaran Hashlists pada Selasa (19/4/2022), pengguna bisa mulai berinvestasi berdasarkan kontrak senilai US$8 dan masa kontrak berakhir setelah 1 hari. Dengan kontrak terkecil ini, menurut Evan, pengguna diperkirakan bisa mendapatkan keuntungan sebesar US$0,8.
"Dana pengguna langsung ditransfer ke akun dan dapat dengan mudah menarik atau melanjutkan investasi memilih paket lainnya, yang tertinggi US$6.500," imbuh Evan.
2. MineDollars
MineDollars termasuk pemain lama di bisnis penambangan kripto jenis cloud mining. Saat ini MineDollars dihuni oleh 320 ribu pengguna di 100 negara, dan cukup popular di kalangan miner. Diperkirakan ada lebih dari 1 juta transaksi sejak ia didirikan.
Adapun kripto yang bisa ditambang di MineDollars adalah BTC, BCH, LTC, ETH, XRP, USDT, USDC dan DASH. Biaya termurah mulai dari US$10 per bulan.
Ini adalah salah satu layanan cloud mining tertua di dunia. Genesis Mining terkenal pula dengan kemudahan dan kecepatan dalam hal penyetoran dan penarikan dana hasil mining.
Kripto yang didukung, di antaranya Bitcoin, Ether, Dash, Litecoin dan lebih dari 7 kripto lainnya. Genesis Mining cukup disarankan, baik untuk pemula ataupun kelas mahir berkocek tebal.
Mereka menawarkan berbagai kapasitas penambangan cryptocurrency, sehingga cocok untuk semua jenis penambang — baik itu pendatang baru, penambang rumah, atau investor skala besar. Investasi minimal adalah US$16.
Baca Juga:Warga Pasuruan Pamer Jago Trading Kripto Ternyata Penipu, Korban Rugi Rp7 Miliar
4. NiceHash