Kocak! Ditanya Warganet Soal Hukum Naik Haji dengan Jual Ginjal, Habib Ja'far Beri Jawaban Begini

Habib Ja'far mendapat pertanyaan dari warganet soal hukum menjual ginjal untuk naik haji.

Ronald Seger Prabowo
Minggu, 10 April 2022 | 13:12 WIB
Kocak! Ditanya Warganet Soal Hukum Naik Haji dengan Jual Ginjal, Habib Ja'far Beri Jawaban Begini
Tangkapan layar Habib Ja'far menjawab pertanyaan soal hukum menjual ginjal untuk naik haji. (Youtube)

SuaraSurakarta.id - Pendakwah Habib Ja'far Al-Hadar pernah mendapat pertanyaan menggelikan saat dirinya sedang berdakwah atau ceramah. 

Melalui unggahan video di kanal youtube CERAMAH PEMUDA SESAT, Habib Ja'far mendapatkan pertanyaan dari warganet soal hukum naik haji dengan menjual ginjal. 

"Boleh nggak jual ginjal untuk naik haji?," tulis seorang warganet yang dibacakan oleh seorang host. 

Mendapatkan pertanyaan menggelikan itu, mulanya Habib Ja'far juga turut memberikan jawaban yang tak kalah kocaknya. 

Baca Juga:1 Juta Warga Dunia Diizinkan Arab Saudi Melakukan Ibadah Haji

"Jadi gini orang kalau jual ginjal untuk naik haji. Maka dia akan mendapatkan dua kegagalan. Yang pertama dia gagal ginjal, kedua dia gagal haji," kata Habib Ja'far. 

Lantas pria lulusan Magister Tafsir Quran di UIN Syarif Hidayatullah Jakarta ini menerangkan bahwasanya naik haji dengan menjual ginjal tidak diperbolehkan. 

Pasalnya menurut Habib Ja'far ibadah haji hanya diperuntukkan bagi umat Islam yang dirasa sudah mampu. 

"Karena di dalam Al-Quran surah Ali Imran 97, haji itu bagi orang-orang yang mampu saja. Bahkan kata Nabi dalam salah satu haditsnya, dosa bagi orang yang memaksakan untuk berhaji, misalnya sampai jual tanah, sawah apalagi sampai jual ginjal,"  

"Bahkan kalau pun nggak dari jual tanah, misalnya kita punya duit untuk haji. Tapi mengabaikan nafkah untuk keluarga dan untuk diri sendiri maka itu hukumnya juga dosa," papar Habib Ja'far. 

Baca Juga:Pemerintah Siap Berangkatkan Jamaah Ibadah Haji Tahun Ini, Berapapun Kuota Bakal Dioptimalkan

Selain itu, Habib Ja'far juga menambahkan mampu secara finansial saja tidak cukup. Untuk berangkat ke tanah suci juga umat muslim harus sehat secara fisik dan mental. 

"Artinya dia harus bener-bener mampu berangkat haji, mampu meninggalkan keluarga dengan nafkah yang cukup dan mampu secara fisik dan mentalnya," ungkap Habib Ja'far. 

Pendakwah berusia 33 tahun ini kemudian mengingatkan kepada umat muslim agar tidak berlebihan atau memaksakan segala sesuatunya dalam beribadah. 

"Kata nabi jangan berlebihan dalam ibadah, secukupnya aja sesuai dengan tuntunan karena Allah sudah tau kemampuan umatnya," pungkasnya.

Kontributor : Fitroh Nurikhsan

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak