Di makam bekas Keraton Surakarta ini terdapat kerabat Keraton Kasunanan Surakarta.
Di sini terdapat juga makan Nyai Sedah Mirah. Beliau merupakan panglima perempuan yang melawan penjajah.
Tradisi sadranan ini juga sebagai upaya untuk mengangkat kembali bekas Keraton Kartasura yang merupakan cikal bakal Keraton Kasunanan Surakarta dan Kota Solo.
Karena memang kondisi bekas Keraton Kartasura kurang terawat dan tembok keraton hampir roboh.
Kontributor : Ari Welianto