Gara-gara Menegur, Sutikah Harus Rela Rumahnya Ditembok Tetangga: Saya Sudah Merendah dan Merasa Miskin

Diguga hanya gara-gara menegur, rumahnya justruditutup tembok oleh tetangganya sendiri setinggi 2,5 meter.

Ronald Seger Prabowo
Kamis, 10 Maret 2022 | 15:42 WIB
Gara-gara Menegur, Sutikah Harus Rela Rumahnya Ditembok Tetangga: Saya Sudah Merendah dan Merasa Miskin
Rumah seorang nenek bernama Sutikah, warga RT 08 RW 02 Desa Mejobo Kecamatan Mejobo Kabupaten Kudus ditutup tembok oleh tetangganya sendiri setinggi 2,5 meter. [dok]

SuaraSurakarta.id - Nasib miris dialami seorang nenek bernama Sutikah, Warga RT 08 RW 02, Desa Mejobo, Kecamatan Mejobo Kabupaten Kudus.

Diguga hanya gara-gara menegur, rumahnya justru ditutup tembok oleh tetangganya sendiri setinggi 2,5 meter.

Dalam perbincangan dari kanal YouTube Beta TV dan dilansir Hops.id-jaringan Suara.com, Kamis (10/3/2022),  Sutikah mengatakan belum pernah diajak berbicara dengan keluarga Sunarsih, sang pembuatan tembok tersebut.

“Ndak (tidak) pernah, saya itu selalu diminta pergi dari sini. Tidak usah pakai jalan saya,” ungkap Sutikah.

Baca Juga:Tak Tahu Sang Crazy Rich Ditahan, Lingkungan Rumah Doni Salmanan Masih Didatangi Warga yang Tunggu Acara Bagi-bagi Duit

“Dia gak pernah berkata-kata baik, saya sudah merendah dan merasa miskin,” sambung lagi Sutikah.

Menurut informasi yang beredar, Sutikah ini memang memiliki kepribadian yang berbeda dengan warga yang lain. Ia sering rebut dengan beberapa tetangga lainnya.

“Dulu ya jalan itu dilewati gak masalah. Tapi ini kan baru beberapa hari lalu. Jadi seharusnya Sutikah intropeksi diri, kenapa tetangganya sampai berbuat demikian,” ujar Abdul Rosyid salah seorang tetangganya.

Selain itu adik Abdul Rosyid sendiri pernah dimintai tolong oleh Sutikah untuk membeli rumahnya. Namun, Sutikah menawarkan beberapa syarat seperti mencarikan pengganti rumah dan tanah di tempat lain.

Sementara itu, Sunarsi mengungkapkan penembokan itu itu bermula dari sakit hati.

Baca Juga:4 Hal yang Dapat Kamu Lakukan Ketika Memutuskan Tinggal Sendiri

Sutikah selama ini dianggap memiliki perilaku yang kurang baik kepada keluarga Sunarsih. Beberapa kali ia membuat sakit hati perasaan keluarga Sunarsih.

Sunarsih cukup geram dengan kata-kata Sutikah yang cukup menyakitkan. Kemudian ia menceritakan kronologi sebenarnya.

“Awalnya dia itu menanam bambu, terus saya tegur gak punya tanah kok menanam disitu. Trus saya di kata-katain kasar, dan sambil marah-marah. Kemudian nyinggung suami saya juga yang sudah meninggal. Itu lo suamimu nanti di neraka, anaknya juga dengar”, jelas Sunarsih.

Menanggapi kondisi tersebut, Camat Mejobo mengaku akan segera menyelesaikan persoalan ini. Tentunya dengan jalan mediasi antara kedua belah pihak agar menemukan solusi terbaik.

“Ini ada persoalan pribadi, sehingga kami mediasi kedua belah pihak,” ujar Camat Mejobo.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak