facebook

Highlight Terpopuler News Lifestyle Indeks

Setelah Sepeda Motor Curian Disembunyikan di Rumah, Pencuri Kembali Lagi ke TKP untuk Ambil Motornya Sendiri

Siswanto Rabu, 16 Februari 2022 | 16:43 WIB

Setelah Sepeda Motor Curian Disembunyikan di Rumah, Pencuri Kembali Lagi ke TKP untuk Ambil Motornya Sendiri
Ilustrasi pencurian sepeda (Unsplash/Markus Spiske)

Kejadian itu berlangsung di tempat parkir toko swalayan Samudra, Jalan Diponegoro, Kota Tuban.

SuaraSurakarta.id - Seorang perempuan datang ke sebuah toko dengan mengendarai sepeda motor. Setelah mengambil kendaraan roda dua milik orang lain dan menyembunyikannya di rumah, dia kembali lagi ke toko untuk mengambil motornya sendiri.

Kejadian itu berlangsung di tempat parkir toko swalayan Samudra, Jalan Diponegoro, Kota Tuban, pada 13 Februari 2022.

Ketika baru tiba di toko swalayan, NK (32) memarkirkan sepeda motornya di tempat parkir.

Di sana, dia melihat sebuah motor Honda Scoopy nomor S 4089 IJ diparkir dan kuncinya masih nyantol di motor.

Baca Juga: Ibu Muda Spesialis Pencuri di Pesta Nikah, Masuk ke Kamar Pengantin, Ambil Uang hingga Perhiasan

Bukannya menyerahkan kunci yang ketinggalan petugas parkir atau petugas toko, dia malah menyimpannya.

NK kemudian masuk ke dalam toko. Selanjutnya kembali lagi ke tempat parkir dan segera membawa pergi motor Scoopy.

Setelah menyembunyikan Scoopy di rumah, NK kembali lagi ke tempat parkir toko untuk mengambil sepeda motor miliknya.

Teridentifikasi

Pencurian sepeda motor di toko swalayan Samudra dilaporkan ke kantor polisi.

Baca Juga: Komplotan Pencuri Kerupuk Diringkus di Payakumbuh, Korban Rugi Rp 17 Juta

Polisi kemudian membuka penyelidikan dengan menginterogasi saksi dan korban.

Polisi juga mempelajari rekaman CCTV toko. Dari sana, petugas mendapatkan petunjuk yang sangat berarti.

“Setelah teridentifikasi kemudian anggota melakukan pengejaran. Kemudian pelaku berhasil ditangkap di rumahnya bersama dengan barang bukti sepeda motor curian itu,” kata  Kapolres Tuban AKBP Darman.

Saat ini, petugas masih menyelusuri kasus karena dicurigai, ada jaringan pencuri di belakang perbuatan NK. [Beritajatim]

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait