facebook

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Demokrat Tanggapi Serius Wacana Jabatan Presiden Tiga Periode, Survei: 38,6 Persen Setuju

Budi Arista Romadhoni Selasa, 11 Januari 2022 | 07:57 WIB

Demokrat Tanggapi Serius Wacana Jabatan Presiden Tiga Periode, Survei: 38,6 Persen Setuju
Presiden Joko Widodo tiba di Pangkalan TNI AU Adi Soemarmo, Kabupaten Boyolali, Jawa Tengah, sekitar pukul 08.00 WIB, Rabu, 5 Januari 2022, disambut oleh Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo, Pangdam IV/Diponegoro Mayjen TNI Rudianto, Kapolda Jawa Tengah Irjen Pol Ahmad Luthfi, dan Danlanud Adi Soemarmo Marsekal Pertama TNI Agus Setiawan. Presiden kemudian melanjutkan perjalanannya menuju Kabupaten Sragen. [Foto: Laily Rachev - Biro Pers Sekretariat Presiden]

Partai demokrat menanggapi serius wacana jabatan presiden 3 periode, dari hasil survei 38,6 persen responden setuju dengan kebijakan tersebut

SuaraSurakarta.id - Wacana perpanjangan masa jabatan Presiden Joko Widodo ditanggapi serius dari Partai Demokrat. Bahkan, partaI berlambang mercy tgersebut memiliki data survei terbaru, Indikator yang menunjukkan 38,6 persen dari 2.020 responden setuju perpanjangan masa jabatan presiden sampai tiga periode. 

Deputi Riset dan Survei Balitbang DPP Partai Demokrat Mohammad Jibriel mengatakan, harus menjadi peringatan keras (wake up call) bagi publik karena itu dapat mengancam demokrasi dan konstitusi.

“Ini lampu kuning bagi kita. Wacana perpanjangan masa jabatan tiga periode itu tidak sesuai dengan konstitusi Pasal 7 UUD 1945. Pasal itu tegas mengatur masa jabatan hanya dua periode,” kata Jibriel dikutip dari ANTARA di Jakarta, Selasa (11/1/2022).

Tidak hanya itu, prinsip demokrasi yang dianut oleh Indonesia mengatur perlunya ada pembatasan masa jabatan presiden maksimal dua periode, sambung Jibriel.

Baca Juga: Ferdinand Ngaku Sedang Sakit saat Bikin Cuitan 'Allahmu Lemah'

Oleh karena itu, temuan hasil survei Indikator perlu diwaspadai agar tidak berkembang sampai mempengaruhi pelaksanaan pemilihan umum berikutnya.

“Tahun 2024 adalah momentum pergantian kepemimpinan yang harus disambut dengan semangat perubahan dan regenerasi kepemimpinan,” kata Deputi Riset dan Survei Balitbang Demokrat.

Dalam siaran berbeda, Koordinator Juru Bicara Demokrat Herzaky Mahendra Putra berharap Presiden Joko Widodo harus mulai waspada terhadap wacana perpanjangan masa jabatan, yang mungkin diusung oleh orang-orang di lingkaran dekatnya.

“Presiden Joko Widodo harus mulai mencermati motivasi orang sekitarnya yang terus menggaungkan usulan perpanjangan masa jabatan (presiden) atau (sampai) tiga periode,” kata Herzaky di Jakarta, Senin.

Ia pun meyakini Presiden perlu kembali tegas dan menegur para pembantunya jika mereka mulai menggulirkan wacana itu ke publik.

Baca Juga: Diperiksa Bareskrim Hari Ini, Ferdinand Hutahaean: Mohon Doanya Sahabat

“Tentunya, Presiden Joko Widodo ingin dikenang sebagai presiden yang berkontribusi positif terhadap perkembangan demokrasi di Indonesia,” sebut Herzaky.

IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait