Anggota Fraksi PDIP Wajib Bagikan Beras ke Warga, Aria Bima: Ini Ide dari Mbak Puan

Semua anggota Fraksi PDI Perjuangan diwajibkan membagikan sembako untuk warga yang membutuhkan di daerah pemilihan (dapil) masing-masing

Budi Arista Romadhoni
Minggu, 09 Januari 2022 | 18:21 WIB
Anggota Fraksi PDIP Wajib Bagikan Beras ke Warga, Aria Bima: Ini Ide dari Mbak Puan
Beras premium bergambar Puan Maharani bersebaran di Kota Solo. [Dok/Suara.com/Ari Welianto]

SuaraSurakarta.id - Semua anggota Fraksi PDI Perjuangan diwajibkan membagikan sembako untuk warga yang membutuhkan di daerah pemilihan (dapil) masing-masing.

Kantong untuk menaruh sembako pun harus bergambar Ketua DPR RI, Puan Maharani dan anggota fraksi masing-masing.

Ide pembagian beras premium ini berasal dari Puan Maharani yang merupakan pembina Fraksi PDI Perjuangan dan juga sebagai Ketua DPR RI. 

"Sak DPR tidak ada ide bagi beras. Ide ini dari Mbak Puan, beliau bukan dari anggota Fraksi, kebetulan sebagai pembina fraksi dan ketua DPR," ujar anggota Fraksi PDI Perjuangan dari Dapil 5 Jateng, Aria Bima, Minggu (9/1/2022).

Baca Juga:Sambut HUT Partai Ke-49, PDIP Gelar Aksi Bersihkan DAS Ciliwung Dan Tanam Pohon Di BKT

Menurutnya, ide pembagian beras premium ini muncul karena Mbak Puan melihat kondisi masyarakat saat ini. Mereka sangat membutuhkan bahan pokok, maka perintah, instruksi atau permintaan tersebut kemudian muncul. 

"Mbak Puan minta agar iuran wajib per tahun anggota DPR RI kali ini tidak dimasukkan ke dalam kas fraksi. Tapi dalam bentuk beras dan dibagikan ke masyarakat yang membutuhkan," tandas dia.

"Beras dibagikan untuk rakyat, tapi kali ini dibagikan khusus untuk struktural partai dulu. Jika tidak cukup, maka akan dialokasikan pada kesempatan berikutnya," paparnya.

Jadi ini semua merupakan atas saran dan permintaan dari pembina fraksi yang juga Ketua DPR RI. 

Apalagi beliau (Mbak Puan-red) melihat kenaikan harga kebutuhan pokok yang melambung saat ini. Kondisi itu jelas sangat memberatkan masyarakat khususnya yang kurang mampu.

Baca Juga:Santer Nama Risma Hingga Gibran, PDIP Belum Tentukan Sosok Yang Maju Pilgub DKI 2024

"Jadi bantuan beras ini untuk meringankan beban masyarakat dengan kondisi saat ini. Kemarin ada yang seling surup (salah paham), seolah-olah beras Aria Bima," jelasnya.

Maka uang yang biasa untuk membeli beras bisa dipakai ditabung atau buat membeli kebutuhan kebutuhan barang lain, seperti untuk lauk, ikan, daging  ayam, telur, cabai serta minyak goreng yang sudah jelas meningkat dan tidak terkontrol.

Maka sebagai anggota fraksi PDI Perjuangan dari Daapil 5 Jateng ikut membagikan beras premium 5 kg kepada masyarakat. Ada 2.000 beras yang dibagikan untuk empat daerah, yakni Solo, Klaten, Sukoharjo, dan Boyolali.

"Saya ikut membagikan, kemarin baru saja saya menyerahkan di Solo dan Klaten. 

Di Klaten bantuan terima langsung Ketua DPC PDI Perjuangan, yang juga Bupati Klaten. Total ada 2.000 yang saya berikan dan bagikan beberapa lokasi," sambung dia.

Ketiga disinggung terkait gambar Puan Maharani pada tas atau kantong, ini merupakan perintah yang bersangkutan. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak