Sering Tergoda dengan Gaya Hidup, Ini Tips Mengatur Keuangan untuk Milenial

Memiliki kondisi keuangan yang sehat menjadi salah satu resolusi yang diinginkan generasi milenial untuk tahun ini

Budi Arista Romadhoni
Minggu, 09 Januari 2022 | 09:20 WIB
Sering Tergoda dengan Gaya Hidup, Ini Tips Mengatur Keuangan untuk Milenial
Ilustrasi Mengatur Keuangan (Freepik)

SuaraSurakarta.id - Generasi milenial sering digambarkan dengan lifestyle berlebihan. Bahkan milenial sering dianggap tak bisa mengatur keuangan untuk masa depannya.

Nemun demikian, memiliki kondisi keuangan yang sehat menjadi salah satu resolusi yang diinginkan generasi milenial untuk tahun ini.

Manajer Hubungan Masyarakat Qoala, Ricky Alexander Samosir, mengatakan kondisi keuangan yang sehat bisa menjadi salah satu penentu keuangan di masa depan.

"Jika kita sudah mengatur keuangan dengan baik sejak dini, ke depannya kita dapat terhindar dari risiko keuangan yang tidak diinginkan," kata Ricky dikutip dari ANTARA Minggu (9/1/2022).

Baca Juga:5 Tips Mencegah Boros Belanja Online Saat Menghadapi Promo Tahun Baru

Agar kondisi finansial sehat, pahami empat hal berikut ini ketika mengatur keuangan.

1. Piramida keuangan

Langkah pertama dalam memperbaiki kondisi finansial adalah bagaimana perencanaan keuangan dilakukan dan apa saja yang perlu disiapkan. Mempelajari piramida keuangan bisa membantu dalam menentukan prioritas.

Piramida keuangan ini adalah tingkatan menyiapkan dana darurat hingga investasi.

2. Prioritas kebutuhan

Baca Juga:5 Kesalahan Manajemen Keuangan Generasi Milenial, Kamu Termasuk yang Mana?

Memahami keinginan dengan kebutuhan akan membantu mengatur keuangan. Catat dan hitung pengeluaran dengan benar setiap bulan untuk melihat mana pengeluaran yang wajib dan tidak wajib.

Dengan cara ini, pengeluaran akan sesuai dengan kebutuhan dan pendapatan.

3. Metode 50:30:20

Rumus 50:30:20 bisa digunakan untuk membantu mengatur keuangan, yaitu dengan membagi pendapatan bersih ke dalam tiga bagian.

Kebutuhan sehari-hari dan tagihan mendapat alokasi 50 persen dari pendapatan, sementara 30 persen bisa digunakan untuk hal-hal di luar kebutuhan wajib.

Sisihkan 20 persen dari pendapatan untuk tabungan dan investasi, misalnya dana darurat, asuransi dan dana pensiun.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak