Gladi Peringatan Dini Banjir Kawasan Desa Klumutan di Kabupaten Madiun

Gladi yang dilakukan tepat pada pukul 10.00 WIB ini untuk menguji efektivitas alat peringatan dini yang dipasang di Masjid Al Hidayah.

Siswanto
Jum'at, 03 Desember 2021 | 16:49 WIB
Gladi Peringatan Dini Banjir Kawasan Desa Klumutan di Kabupaten Madiun
Ilustrasi Bencana Alam. (Pixabay)

“Sebenarnya gladi bisa dilakukan secara sederhana dalam satu komunitas dan tidak memerlukan biaya mahal. Inti dilakukan gladi adalah agar tim siaga dapat lebih memahami tugas dan fungsinya sesuai dengan prosedur tetap. Jadi tidak hanya konsep tapi dipraktikan juga. Tentunya semakin banyak gladi dilakukan semakin mudah protap bisa menjadi kebiasaan di masyarakat," ujar Aminingrum yang juga bagian dari fasilitator yang merancang skenario gladi.

Direktorat Peringatan Dini BNPB juga tidak hanya melakukan kegiatan penguatan kapasitas di level masyarakat tetapi juga membentuk fasilitator daerah di BPBD kabupaten yang menjadi sasaran. Fasilitator daerah (Fasda) dibentuk agar BPBD kabupaten mempunyai sumber daya yang mumpuni jika kegiatan ini dilakukan lagi oleh daerah tersebut. Berbagi pengetahuan dilakukan oleh fasilitator nasional Direktorat Peringatan Dini BNPB dan fasda dalam melakukan kegiatan peningkatan kapasitas tim siaga dan masyarakat.

Acara gladi ini merupakan acara puncak dari penguatan sistem peringatan dini berbasis masyarakat. Rangkaian kegiatan terdiri dari survei awal kebutuhan alat peringatan dini, audiensi ke pemerintah daerah terkait dengan adanya pemasangan alat peringatan dini, sosialisasi terkait dengan peringatan dini desa setempat, peningkatan kapasitas tim siaga desa, pembuatan prosedur tetap desa, penyusunan peta evakuasi desa, dan penentuan titik ukur status peringatan desa.

Pada tahun 2021 ini ada tujuh kabupaten yang menjadi target penyelenggaraan gladi peringatan dini yang didukung Direktorat Peringatan Dini BNPB, antara lain Madiun, Ngawi, Magetan, Wonogiri, Tuban, Bojonegoro, dan Lamongan. Wilayah yang menjadi target tersebut berada di sepanjang Sungai Bengawan Solo.

Baca Juga:Sejarah Kabupaten Madiun, Diwarnai Penaklukan Mataram dan Daftar 27 Bupati

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA Kelas 12 SMA Soal Matematika dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Inggris Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Beneran Orang Solo Apa Bukan?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pemula atau Suhu, Seberapa Tahu Kamu soal Skincare?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: Soal Matematika Kelas 6 SD dengan Jawaban dan Pembahasan Lengkap
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kamu Soal Transfer Mauro Zijlstra ke Persija Jakarta? Yuk Uji Pengetahuanmu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Fun Fact Nicholas Mjosund, Satu-satunya Pemain Abroad Timnas Indonesia U-17 vs China
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 10 Soal Matematika Materi Aljabar Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan John Herdman? Pelatih Baru Timnas Indonesia
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Otak Kanan vs Otak Kiri, Kamu Tim Kreatif atau Logis?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Apakah Kamu Terjebak 'Mental Miskin'?
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak