alexametrics

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Dikabarkan Berlangsung di Solo, Ini Jawaban Menpora Soal ASEAN Para Games 2022

Ronald Seger Prabowo Kamis, 18 November 2021 | 22:31 WIB

Dikabarkan Berlangsung di Solo, Ini Jawaban Menpora Soal ASEAN Para Games 2022
Tim bulu tangkis beregu putra Asian Para Games 2018 meluapkan kegembiraan usai memenangi final melawan Malaysia Asian Para Games 2018 di Istora Senayan, Jakarta, Minggu (7/10). Indonesia meraih medali emas usai mengalahkan Malaysia 2 - 1. [ANTARA FOTO/Galih Pradipta]

Indonesia saat ini masih terjerat sanksi Badan Anti-Doping Dunia (WADA) setidaknya sampai satu tahun ke depan.

SuaraSurakarta.id - Vietnam menyatakan mundur sebagai tuan rumah ASEAN Para Games 2022.

Indonesia digadang-gadang bakal menjadi host gelaran itu. Kota Solo disebut-sebut juga berpotensi besar menjadi tuan rumah, mengingat berpengalaman menggelar event serupa 2011 silam.

Meski demikian, Pemerintah melalui Kemeterian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) masih menunggu kepastian rencana Komite Paralimpik Nasional (NPC) Indonesia tentang status tuan rumah.

Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Zainudin Amali, mengatakan bahwa Kemenpora akan mendukung seandainya Indonesia terpilih menjadi tuan rumah ASEAN Para Games nanti.

Baca Juga: Poin Persis Solo di Klasemen Liga 2 Berubah Jadi 17 Angka, Banding AHHA PS Pati Ditolak?

“Posisi pemerintah saat ini menunggu karena yang mengajukan (tuan rumah) ada Thailand dan Malaysia, jadi ada tiga negara. Tapi seandainya kita diberi kesempatan, kita harus siap,” kata Zainudin dikutip ANTARA, Kamis (18/11/2021).

Indonesia saat ini masih terjerat sanksi Badan Anti-Doping Dunia (WADA) setidaknya sampai satu tahun ke depan, yang membuat Merah Putih kehilangan hak-haknya menjadi tuan rumah kejuaraan maupun multicabang internasional.

Namun Lembaga Anti-Doping Indonesia (LADI) saat ini, lanjut Zainudin, terus mengebut proses percepatan pencabutan sanksi guna memenuhi kode antidoping yang ditetapkan WADA, di antaranya pemenuhan sampel doping, yang diharapkan dapat selesai pada Desember tahun ini, sehingga Indonesia bisa kembali menggelar berbagai kejuaraan internasional.

Terkait pembiayaan, Zainudin mengakui bahwa apabila Indonesia terpilih menjadi tuan rumah ASEAN Para Games, itu akan membebani anggaran apalagi pemerintah saat ini juga sedang memfokuskan pelatnas jangka panjang sebagai persiapan Asian Games 2022 di Hangzhou, China.

“Kalau itu satu hal yang urgent untuk pembinaan dan kesempatan berkompetisi saya akan berbicara dengan Kementerian Keuangan karena beban paling berat adalah pembiayaan. Jadi saya akan lihat urgensi seperti apa, memang (agenda) padat, kita juga ada pemusatan latihan jangka panjang untuk Asian Games, yang menjadi sasaran antara kita menuju Olimpiade Paris,” pungkasnya.

Baca Juga: Kocak! Gara-gara Persis Solo Tampil Buruk, Eko Purdjianto 'Dijual' di Toko Online

Vietnam baru-baru ini mengumumkan keputusannya untuk mundur sebagai tuan rumah ASEAN Para Games dan hanya akan menggelar SEA Games di Hanoi.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait