Diduga Diracun Kakak Ipar, Wanita di Klaten Tewas Usai Minum Air di Kulkas

Wanita di Klaten tewas usai minum air dari dalam kulkas, ia diduga diracun oleh kakak iparnya

Budi Arista Romadhoni
Selasa, 02 November 2021 | 14:24 WIB
Diduga Diracun Kakak Ipar, Wanita di Klaten Tewas Usai Minum Air di Kulkas
Ilustrasi racun. Wanita di Klaten tewas usai minum air dari dalam kulkas, ia diduga diracun oleh kakak iparnya. [Shutterstock/pzAxe]

Polisi Mendatangi TKP

Air minum yang tersisa di kulkas juga diteliti polisi melalui laboratorium forensik. Hasil sementara diperoleh bahwa Hany meninggal dunia karena diracun. Setelah autopsi rampung, HDS dimakamkan di Taji, Kecamatan Juwiring, Selasa dini hari.

“Kami sudah mendatangi lokasi kejadian perkara. Kami sudah mengamankan seorang yang terindikasi melakukan aksi itu. Untuk teknisnya, silakan ke Satreskrim Polres Klaten,” kata Kapolsek Juwiring, Iptu Sumardi, mewakili Kapolres Klaten, AKBP Eko Prasetyo.

Berdasarkan penelusuran, Hany sempat cekcok dengan salah seorang kakak ipar suaminya, SRB, 40, sekitar 3-4 hari sebelum Hany meninggal dunia.

Baca Juga:Uang di Kantong Tinggal Rp5.000, Pemuda Asal Klaten Nekat Bobol Kotak Infaq

SRB tinggal tak jauh dari rumah Hany. Sebelum meninggal dunia, SRB sering menjelek-jelekkan Hany dengan kata-kata kasar. Hany pun sempat menceritakan hal itu ke suaminya.

Sigit Nugroho tak terima dengan kata-kata kasar yang diucapkan SRB. Hingga akhirnya, SRB tak kuasa menahan emosi dan diduga menaruh racun apotas ke air minum yang disimpan keluarga Hany di kulkas. Kuat dugaan, SRB masuk ke rumah Hany dengan merusak pintu bagian samping.

“SRB itu infonya sudah ditangkap di Wonogiri. Sebelum ditangkap, SRB ini sempat ikut ke makam [saat penggalian kubur]. Waktu itu, ada warga yang bilang bahwa polisi telah datang ke Taji, Senin (1/11/2021) siang. Tahu polisi datang, SRB seolah-olah mblirit. Lalu, dia lari ke Wonogiri,” kata Slamet Santoso, ayah Hany.

Hal senada dijelaskan salah seorang saudara Hany, yakni Eko. Sebelum ditangkap, SRB dikenal memiliki pribadi yang songong.

“SRB itu kerjanya sebagai sopir truk damen alias pakan ternak [SRB memiliki satu istri dan empat anak]. Saat ini sedang proses cerai dengan istrinya. Selaku anggota keluarga, kami berharap kasus ini diusut tuntas. Pelaku dihukum seberat-beratnya,” katanya.

Baca Juga:Wow! Air Hujan di Klaten Ini Bisa Sembuhkan Orang Sakit

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini