- Survei Indikator Politik Indonesia menyatakan tingkat kepuasan publik terhadap penyelenggaraan mudik dan arus balik Lebaran 2026 sangat tinggi.
- Pelayanan Polri, khususnya penyediaan posko pengamanan dan informasi, mendapatkan apresiasi tertinggi sebesar 84 persen dari para pemudik.
- Kesuksesan manajemen mudik tahun 2026 dicapai melalui optimalisasi Operasi Ketupat serta koordinasi lintas sektor yang sangat matang.
SuaraSurakarta.id - Evaluasi publik terhadap penyelenggaraan mudik dan arus balik Lebaran 2026 menunjukkan tingkat kepuasan yang tinggi, khususnya terhadap layanan yang diberikan Polri.
Berdasarkan survei yang dilakukan oleh Indikator Politik Indonesia, mayoritas pemudik mengapresiasi berbagai fasilitas dan pelayanan yang disediakan selama periode mudik tahun ini.
Hasil survei mencatat, tingkat kepuasan tertinggi diberikan pada penyediaan posko oleh Polri yang berfungsi sebagai pusat pengamanan, informasi, sekaligus tempat istirahat bagi masyarakat, dengan angka mencapai 84 persen.
Selain itu, pemudik juga merasa puas terhadap ketersediaan bahan bakar (81,7%), layanan angkutan umum (79,7%), rekayasa lalu lintas di jalan tol seperti sistem one way dan contra flow (77,6%), pengaturan lalu lintas di jalan non-tol (76,1%), serta kondisi jalan secara umum (74,4%).
Baca Juga:Lebaran Penuh Berkah: 5 Destinasi Wisata Religi di Solo yang Menyejukkan Hati
Mudik Lebaran sebagai “ritual kolektif” tahunan masyarakat Indonesia kembali berlangsung dalam skala besar dan relatif serentak, baik pada arus mudik maupun arus balik. Kompleksitas pergerakan jutaan orang dalam waktu bersamaan menuntut kesiapan dan koordinasi lintas sektor yang matang.
Belajar dari pengalaman masa lalu, seperti tragedi kemacetan parah di Brebes Exit tahun 2016, pemerintah bersama Polri dan kementerian/lembaga terkait terus melakukan berbagai perbaikan dalam manajemen mudik. Pada tahun ini, upaya tersebut tercermin melalui penyelenggaraan Operasi Ketupat yang berjalan optimal serta dukungan berbagai program pemerintah seperti mudik gratis dan diskon tarif tol.
Survei ini juga menyoroti berbagai aspek lain, mulai dari wilayah tujuan mudik, pola perjalanan masyarakat, hingga aktivitas selama Lebaran seperti konsumsi dan kunjungan wisata. Hasilnya menjadi gambaran komprehensif mengenai perilaku mudik masyarakat sekaligus evaluasi atas kebijakan yang telah dijalankan.
Menanggapi hasil survei tersebut, Kakorlantas Polri Irjen Pol Agus Suryonugroho menyampaikan apresiasi atas kepercayaan masyarakat terhadap kinerja Polri dan seluruh pihak yang terlibat.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh stakeholder, kementerian/lembaga, serta masyarakat yang telah berkolaborasi dengan baik sehingga penyelenggaraan mudik tahun ini berjalan aman dan lancar,” ujar Agus Suryo.
Baca Juga:10 Kuliner Khas Solo Raya yang Bisa Jadi Rujukan Pemudik Lebaran 2026
Ia juga menyampaikan penghargaan dan terima kasih kepada Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo atas arahan, dukungan, dan keterlibatan langsung dalam memastikan kesiapan serta pelaksanaan pengamanan mudik Lebaran 2026.
“Keberhasilan ini tidak terlepas dari arahan dan perhatian penuh Bapak Kapolri yang turun langsung memantau di lapangan,” tandasnya.
Survei ini diharapkan dapat menjadi rujukan strategis bagi pemerintah dan seluruh pemangku kepentingan dalam meningkatkan kualitas pelayanan mudik di masa mendatang, demi terwujudnya keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas secara berkelanjutan.