"Yo biasa kalau mau tanding mesti kayak gitu. Koyok ora tahu bal-balan (Seperti tidak pernah bermain sepak bola) aja," ungkap dia.
Gibran menegaskan, jika komentarnya klub milik Atta Halilintar juga jago kungfu bukan bercanda. Itu memang kenyataan.
"Saya tidak pernah bercanda kok. Itu fakta," katanya.
Gibran pun mempertanyakan nama klub milik suami Aurel Hermansyah yang berganti-ganti. Ini terkait rencana Atta, yang akan mengganti logo klub Kuda menjadi Panda.
Baca Juga:Fakta-fakta Misteri Hilangnya Gibran: HP dan Barangnya Masih Utuh
"Gonta ganti nama terus, Putra Safin, AHHA PS. Sing tenan ki jenenge opo. Mengko tak takoke dino minggu karo Atta, aku yo bingung jenenge opo," papar dia.
Pada gelaran Liga 2 di Stadion Manahan nanti, masyarakat dan suporter tidak datang ke Solo. Tapi nonton dan dukung tim kesayangannya dari rumah.
"Kita akan koordinasi dengan para suporter. Yang jelas nonton di TV saja, kan masih tanpa penonton dan tidak direkomendasikan juga nonton bareng," ujarnya.
Gibran menambahkan, bagi suporter dan fans bola, ini kan Liga 1 dan Liga 2 sudah ditunggu lama sekali. Kalau besok ada kerusuhan dan langsung di stop bagaimana.
"Makanya kita sama-sama jaga. Liga sudah mulai harus kita dukung dan mematuhi himbauan yang ada," tandas dia.
Baca Juga:Polda Jateng Berikan Izin Persis Solo Menjadi Tuan Rumah Babak Penyisihan Liga 2
Kontributor : Ari Welianto