Surojo mengatakan, dari pengalaman sejarah suksesi Mangkunegara II dengan Mangkunegara III itu bukan anak, tapi malah cucu.
Mangkunegara II merupakan cucu Mangkunegara I (Pangeran Sambernyawa). Mangkunegara III adalah cucu Mangkunegara II.
Bahkan Mangkunegara IV merupakan sepupu dari Mangkunegara III. Sementara Mangkunegara VI adalah adik Mangkunegara V.
"Jadi penerus Pura Mangkunegaran itu tidak harus anak. Dari pengalaman-pengalaman sebelumnya sudah pernah terjadi," ujarnya.
Baca Juga:Pengganti Raja Mangkunegaran Belum Ditentukan, GPH Bhre Juga Punya Peluang
Surojo menegaskan, jika pertimbangan suksesi Mangkunegara bukan serta merta tidak harus anak. Tapi dicarikan seorang pemangku adat yang kredibel.
"Yang dilihat bukan karena anak dari Mangkunegara sebelumnya. Tapi kapabilitas dalam memimpin Pura Mangkunegaran," ungkap dia.
Menurutnya, keluarga trah besar Mangkunegaran harus benar-benar memikirkan dan menimbang-nimbang mana yang cocok memimpin Pura Mangkunegaran.