Vaksinasi dan Penerapan Protokol Kesehatan Jadi Kunci Kebangkitan UMKM

Kondisi pelaku UMKM semakin baik dan optimistis pada kuartal II tahun 2021.

Fabiola Febrinastri
Rabu, 01 September 2021 | 12:51 WIB
Vaksinasi dan Penerapan Protokol Kesehatan Jadi Kunci Kebangkitan UMKM
Ilustrasi UMKM. (Dok: BRI)


Jumlah responden ini naik 7,5% dari survei kuartal I lalu, yaitu 5.588 nasabah. Adapun margin of error sekitar 1,3%, metode sampling yakni stratified systematic random sampling, dengan periode survei mulai 28 Juni - 30 Juli 2021.

Dalam kesempatan terpisah, Direktur Utama BRI, Sunarso mengungkapkan, dari hasil riset BMSI pelaku UMKM tersebut, yang terpenting saat ini adalah mengupayakan second wave pandemi dapat segera diatasi, sehingga kondisi ekonomi nasional pada kuartal ketiga 2021 dapat segera membaik.

BRI pun siap membalikkan kondisi, agar pelaku UMKM lebih optimistis. Menurut Sunarso, strateginya ada dua.

Pertama, membangun ketahanan terhadap kesehatan. Salah satu upaya konkret BRI adalah membantu program vaksinasi pemerintah.

Baca Juga:Modal Kelengkapan Dukungan Nasabah, Bank BRI Raih Penghargaan Internasional

“Untuk mempercepat pemulihan ekonomi, mau tidak mau, kita harus melakukan vaksinasi, karena krisis kali ini game changer-nya adalah di bidang kesehatan. Dengan dicapainya kekebalan kelompok melalui vaksinasi, maka pandemi akan dapat diatasi sehingga aktivitas perekonomian dapat kembali berjalan normal," ungkap Sunarso.

Kedua, membangun ketahanan ekonomi yang pertumbuhannya diakselerasi melalui stimulus yang tepat. Dari sisi perbankan, pihaknya siap memacu pertumbuhan kredit.

”Salah satu faktor yang bisa mendorong pertumbuhan ekonomi adalah pertumbuhan kredit itu sendiri. Menurut saya, ini yang simultan saja kita lakukan,” ujarnya menegaskan.

BRI telah memetakan sektor-sektor strategis terkait UMKM yang bisa memutar laju ekonomi setelah menyerap kredit. Dari risetnya, sektor-sektor tersebut adalah manufaktur, pertanian, kehutanan, perikanan, dan yang paling dominan adalah akomodasi serta makanan juga minuman.

“Sektor-sektor tadi itu memiliki kontribusi yang besar terhadap PDB. Yang kedua kontribusi yang besar terhadap penyerapan tenaga kerja,” pungkas Sunarso.

Baca Juga:Transformasi Digital dan Culture Jadi Andalan Bank BRI di Masa Pandemi

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

News

Terkini