Gibran Kenakan Batik Wahyu Tumurun Saat Upacara HUT ke-76 RI, Ini Lho Maknanya

Dalam upacara tersebut Gibran mengenakan Beskap Langenharjan Mangkunegaran dan Batik Wahyu Tumurun.

Ronald Seger Prabowo
Selasa, 17 Agustus 2021 | 12:55 WIB
Gibran Kenakan Batik Wahyu Tumurun Saat Upacara HUT ke-76 RI, Ini Lho Maknanya
Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka dan Wakil Wali Kota Solo Teguh Prakosa saat upacara HUT ke-76 RI. [Suara.com/Ari Welianto]

“Penurunan kasus aktif dan penurunan angka kematian serta peningkatan perekonomian masyarakat menjadi hal yang wajib diutamakan,” papar dia.

Sementara itu Wakil Wali Kota Solo Teguh Prakosa memakai baju adat khas Nusa Tenggara Timur (NTT). Yang mana terdiri dari sarung berbahan katun berwarna dasar hitam dan bermotif bunga serta geometris. 

Selanjutnya selendang berwarna dasar coklat dengan motif bunga. Bahkan memakai topi seperti topi yang dipakai oleh orang-orang Meksiko. 

Pada kesempatan, Gibran mengatakan jika momen ini dijadikan sebagai momen kebangkitan dari pandemi Covid-19. 

Baca Juga:Monumen Tugu Kemit, Jejak Sejarah Perjuangan Rakyat Kebumen

"PPKM ini memang benar-benar telah membuahkan hasil. Alhamdulillah, bertepatan dengan HUT ke-76 RI kondisi Solo semakin membaik," tandasnya.

Gibran menambahkan, akan dikejar terus perbaikan kesehatan dan ekonomi di Kota Solo ini di masa pandemi ini.

Kontributor : Ari Welianto

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

News

Terkini