Sertifikat Vaksin Jadi Syarat Keluar Rumah, Ini Curhatan Warga Susahnya Ikut Vaksinasi

Sertifikat Vaksin Covid-19 menjadi syarat masyarakat melakukan perjalanan, hal itu dirasa tidak adil, sebab stok vaksin sangat minim, harus berebut jika ingin mendapatkannya

Budi Arista Romadhoni
Kamis, 12 Agustus 2021 | 10:13 WIB
Sertifikat Vaksin Jadi Syarat Keluar Rumah, Ini Curhatan Warga Susahnya Ikut Vaksinasi
Ilustrasi vaksin COVID-19. (unsplash/@dimitrihou)

Pusat vaksinasi yang dia sasar adalah Soloraya. Misalnya Sukoharjo, Karanganyar, hingga Klaten. Namun semuanya tak membuahkan hasil karena kuota telah terpenuhi.

“Rasanya udah kayak putus asa. Coba kalau vaksin dipusatkan di daerah masing-masing, enggak bingung wira-wiri begini,” keluhnya.

Padahal penyuntikan vaksin ini sangat diperlukan Wahyono. Apalagi bagi dia yang bekerja sebagai kurir pengantar paket. Intensitas bertemu banyak orang membuatnya beresiko tinggi terpapar Covid-19. Alhasil, yang bisa diupayakan saat ini adalah menjaga diri dengan konsumsi multivitamin serta perketat Protokol Kesehatan (Prokes).

Ilustrasi vaksinasi Covid-19 di Riau (Riau Online)
Ilustrasi vaksinasi Covid-19 di Riau (Riau Online)

Sementara itu, akselerasi vaksinasi terus dilakukan sejumlah instansi pemerintahan maupun swasta di Solo maupun kota-kota lain. Salah satunya Himpunan Peritel dan Penyewa Pusat Perbelanjaan Indonesia (Hippindo) di De Tjolomadoe, Colomadu, Karanganyar, sejak, Sabtu (17/7/2021) sampai Sabtu (31/7/2021).

Baca Juga:Desa Warga Suku Tengger di Probolinggo ini Tuntas Vaksinasi COVID-19

Kegiatan dengan sasaran pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) tersebut dilakukan untuk mendukung pemulihan ekonomi.

Wakil Menteri Perdagangan Republik Indonesia (RI), Jerry Sambuaga, saat ditemui, Sabtu (31/7/2021), di De Tjolomadoe mengatakan upaya tersebut dilakukan untuk mendukung terwujudnya herd immunity, sekaligus agar roda perekonomian kembali pulih. Belum semua mendapat jatah memang, namun ia berpesan kepada semuanya agar tak ragu melakukan vaksinasi begitu ada kesempatan.

Sementara itu, Rumah Sakit (RS) Ortopedi Prof.DR.R. Soeharso (RSO) Solo juga mendukung program percepatan dan perluasan vaksinasi dengan membuka untuk masyarakat umum sejak beberapa waktu lalu.

Koordinator Tim Vaksinasi RSO Solo, Jaswanto, mengatakan sampai hari ini pihaknya telah menyuntikkan lebih dari 11.000 dosis vaksin kepada para Tenaga Kesehatan (Nakes) maupun masyarakat umum. Khusus untuk masyarakat umum, prosedurnya dilakukan dengan mendaftar via websiteresmi RSO.

Baca Juga:Polda Jatim Beri Kado Ulang Tahun Ribuan Vaksin untuk Aremania

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Merek Sepatu Apa yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Karakter Utama di Drama Can This Love be Translated?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Menu Kopi Mana yang "Kamu Banget"?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Tipe Kepribadian MBTI Apa Sih Sebenarnya?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Zodiak Paling Cocok Jadi Jodohmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tua Usia Kulitmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Apa Mobil yang Cocok untuk Introvert, Ambivert dan Ekstrovert?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kamu Detail Sejarah Isra Miraj?
Ikuti Kuisnya ➔
POLLING: 'Mens Rea' Pandji Pragiwaksono, Apa Layak Dilaporkan Polisi?
Ikuti Kuisnya ➔
Cek Prediksi Keuangan Kamu Tahun Depan: Akan Lebih Cemerlang atau Makin Horor?
Ikuti Kuisnya ➔
POLLING: Kamu di 2026 Siap Glow Up atau Sudah Saatnya Villain Era?
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak