SuaraSurakarta.id - Pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) resmi diperpanjang pemerintah hingga 16 Agustus 2021 mendatang. Hal itu tentu saja membuat sebagian orang tidak senang. Termasuk pedangdut senior Anisa Bahar.
Anisa Bahar mengeluhkan persoalan PPKM yang terus-terusan diperpanjang oleh Pemerintah. Ia lantas menyinggung soal kondisi masyarakat yang kini kebanyakan kesulitan memenuhi kebutuhan di tengah pandemi Covid-19.
Menanggapi soal PPKM itu, Anisa Bahar mengaku merasa rindu akan sosok Habib yang vokal dalam hal-hal seperti ini.
Menyadur dari Terkini.id, Anisa Bahar tak menyebut secara gamblang Habib siapa yang ia maksud. Kuat dugaan netizen bahwa Anisa membicarakan perihal HRS alias Habib Rizieq Shihab lantaran ciri-ciri yang ia sebutkan.
Baca Juga:Angka Kematian Penting untuk Nilai Situasi Pandemi Covid-19
“Yang berani cuma Habib, tapi kan habib sekarang dipenjara, jadi enggak ada yang berani bicara seperti habib,” tulis Anisa Bahar melalui Instagram Story, Rabu, (11/8/2021).
“Tapi percuma juga sekarang kita enggak bisa menyuarakan hati rakyat karena aturan PSBB sekarang PPKM,” lanjutnya.
“Pakai masker kan mulut harus ditutup. Hancur sudah arti Pancasila di Indonesia, Ketuhanan yang Maha Esa,” tuturnya lagi.
“Kita sudah nggak bisa salat berjamaah atau Hari Raya. Sekarang lebih takut sama Covid daripada Tuhan yang punya alam semesta apalagi sila ke 2, 3, ke 4, ke 5.”
![Curhatan Anisa Bahar di Instagram Story. [Instagram/anisa_bahar_new]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2021/08/12/36086-curhatan-anisa-bahar.jpg)
Setelah curhatannya itu, tak lama kemudian, Anisa dicap anti Pemerintah dan dikaitkan dengan makar.
Baca Juga:Kemenkomarves: Angka Kematian Akibat Covid-19 Dicicil Picu Distorsi
Ia pun dengan sigap mengatakan bahwa dirinya hanya rindu sosok seperti Rizieq dan bukan berarti ingin makar.
- 1
- 2