SuaraSurakarta.id - Kabar tidak sedap kembali menerpa mantan pesepakbola Bambang Pamungkas. Sang anak dikabarkan dicoret dari Kartu Keluarga (KK).
Ia adalah Jane Abel. Ia dicoret dari KK oleh ayahnya sendiri Bambang Pamungkas.
Diketahui, anak dari Bambang Pamungkas itu saat ini berstatus Mahasiswa, yang menempuh pendidikan di Kota Solo.
Menyadur dari Hops.id, setelah mengetahui namanya tak ada dalam KK, Jane mendatangi kediaman rumah ayahnya di Jakarta. Namun, ia justru mendapatkan perilaku yang kurang menyenangkan dari keluarganya. Seperti apa? Simak ulasan berikut.
Baca Juga:Dihapus dari Kartu Keluarga, Anak Bambang Pamungkas: Masa Aku Dikeluarin?
Anak Bambang Pamungkas dicoret dari KK
Berdasarkan surat pernyataan yang dilihat Jane Abel, Bambang Pamungkas memiliki tujuan tersendiri mengapa ia menghapus namanya dari KK. Bambang bermaksud untuk memindahkan nama Jane Abel ke administrasi Solo agar Jane lebih mudah mengurus administrasi lainnya di sana.
“Kemarin itu kan sempat ke Dukcapil Pemprov. Nah di situ di surat pernyataan ayah itu bilang kalau dipindahkan biar pengurusan administrasi sekolah dan lain-lain (mudah). Karena aku di Solo, itu biar lebih gampang makanya dipindahin ke Solo,” kata Jane Abel, putri sulung Bambang Pamungkas melansir YouTube Hitz Infotainment.
![Tangkapan layar anak Bambang Pamungkas, Jane Abel yang dicoret dari KK. [Hops.id/Youtube]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2021/08/09/98898-anak-bambang-pamungkas.jpg)
Namun, cewek 20 tahun itu berniat ingin menetap kembali di Jakarta setelah pendidikannya selesai. Hal itu lah yang membuat Jane merasa keberatan dengan sikap ayahnya.
“Kemarin itu kan sempat ke Dukcapil Pemprov. Nah di situ di surat pernyataan ayah itu bilang kalau dipindahkan biar pengurusan administrasi sekolah dan lain-lain (gampang). Karena aku di Solo, itu biar lebih gampang makanya dipindahin ke Solo,” tuturnya.
Baca Juga:Satpol PP Bubarkan Pesta Nikahan Keluarga Anggota DPR RI
Oleh karena itu, Jane menolak dipindahkan ke Solo dan berusaha untuk mengajukan permohonan agar kembali menetap di Jakarta.
- 1
- 2