Wanita Merokok Bisa Picu Ganguan Kesehatan, dari Reproduksi Hingga Resiko Keturunan

Perempuan merokok memang rentan dengan kesehatan, beberapa masalah akan muncul dari reproduksi hingga masalah keturunan yang cacat fisik

Budi Arista Romadhoni
Kamis, 22 Juli 2021 | 20:45 WIB
Wanita Merokok Bisa Picu Ganguan Kesehatan, dari Reproduksi Hingga Resiko Keturunan
Ilustrasi Perempuan merokok memang rentan dengan kesehatan, beberapa masalah akan muncul dari reproduksi hingga masalah keturunan yang cacat fisik. [Dok Suara.com]

SuaraSurakarta.id - Merokok merupakan kebiasaan buruk dan memberikan efek buruk terhadap kesehatan. Apalagi seorang wanita, merokok bisa buruk bagi reproduksi. 

Bagi seorang perempuan, merokok memang rentan dengan kesehatan. Beberapa masalah yang bisa muncul bisa berupa gejala pramenstruasi hingga kehamilan.

Melansir dari Healthshots, merokok memengaruhi gejala pramenstruasi pada perempuan. Penelitian telah menunjukkan ada peningkatan 50 persen gejala pramenstruasi yang parah seperti kram.

Mereka yang merokok mengalami masalah pramenstruasi yang berlangsung dua hari atau lebih dibandingkan dengan mereka yang tidak merokok.

Baca Juga:Dian Sastrowardoyo Donasi Rp30 Juta Bantu Warga Jogja, Netizen: You Rock!

Pada rokok, ada lebih dari 7.000 bahan kimia yang dihirup selama merokok. Beberapa di antaranya berdampak buruk bagi kesehatan reproduksi perempuan. 

Kandungan butadiena dan benzena dapat mengurangi kesuburan pada perempuan. Bahan kimia ini mengurangi kemungkinan ovulasi dan mengurangi mobilitas sel telur yang berjalan melalui tuba falopi ke dalam rahim. Kondisi ini menghasilkan kehamilan ektopik (janin berkembang di luar rahim). 

Kehamilan ektopik selalu berakibat fatal bagi janin dan dapat mengancam nyawa ibu. Perempuan yang merokok juga lebih berisiko mengalami kegugura. 

Tak hanya reproduksi, merokok bagi perempyan juga berisiko pada keturunannya. Jika ibu merokok, risiko bayi lahir dengan berat badan rendah lebih tinggi. Ada juga risiko paru-paru yang gagal berkembang dengan baik selama periode perkembangan janin. 

Ada juga kemungkinan cacat lahir yaitu, seperto bibir sumbing dan langit-langit mulut sumbing.

Baca Juga:Dian Sastrowardoyo Terciduk Donasi Rp 30 Juta untuk Buruh Gendong Perempuan

Selain itu, ASI dapat mengandung nikotin dan ada kemungkinan sindrom kematian bayi mendadak yang lebih tinggi pada bayi yang ibunya merokok.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak