alexametrics

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Nama Istri Bupati Karanganyar Tertera di Amplop Bansos PPKM Darurat, Cek Faktanya!

Ronald Seger Prabowo Kamis, 22 Juli 2021 | 09:05 WIB

Nama Istri Bupati Karanganyar Tertera di Amplop Bansos PPKM Darurat, Cek Faktanya!
Amplop bantuan sosial tunai untuk PKL terdampak PPKM darurat dari Baznas Karanganyar tertera nama istri Bupati Karanganyar Siti Khomsiyah. [Istimewa]

Bansos itu diserahkan kepada PKL di Kantor Disdagnakerkop dan UKM Karanganyar.

SuaraSurakarta.id - Warga Kabupaten Karanganyar sempat dibuat gempar dengan munculnya amplop bantuan sosial (bansos) untuk pedagang kaki lima (PKL).

Namun, yang membuat geger adalah nama nama istri Bupati Juliyatmono, Siti Khomsiyah tertera pada amplop bansos untuk terdampak PPKM darurat yang dibagikan pada Senin (19/7/2021).

Bantuan tersebut diserahkan kepada para PKL di Kantor Dinas Perdagangan Tenaga Kerja Koperasi dan UKM (Disdagnakerkop dan UKM) Karanganyar. Amplop bantuan sosial bagi PKL terdampak PPKM darurat itu berisi uang tunai Rp300.000 yang bersumber dari Baznas.

Dilansir Solopos.com--jaringan Suara.com, Kepala Disdagnakerkop dan UKM Karanganyar, Martadi, mengatakan adanya nama istri Bupati Karanganyar pada amplop bansos tersebut hanya kekeliruan pemilihan amplop.

Baca Juga: PPKM Darurat Diperpanjang, Kebutuhan Rakyat harus Diperhatikan

Ia mengaku sudah menghentikan sementara pendistribusian dan mengganti amplop bansos bagi PKL Karanganyar yang terdampak PPKM darurat tersebut.

“Itu kekeliruan dari staf yang memilih amplopnya. Saya kurang [teliti] dalam hal pemantauan. Kami juga berterimakasih karena sudah diingatkan. Saat saya tahu ada kekeliruan itu langsung saya hentikan pembagiannya,” jelasnya dilansir, Kamis 922/7/2021).

Bupati Karanganyar, Juliyatmono, juga mengklaim kejadian tersebut sebagai kekeliruan. Ia menegaskan tidak pernah memerintahkan untuk mencantumkan nama istrinya di dalam amplop yang digunakan untuk menyalurkan bansos bagi PKL Karanganyar terdampak PPKM darurat.

“Saya tidak memerintahkan. Nanti diganti, kalau perlu bupati atau Baznas karena sumbernya bukan dari APBD,” ucapnya.

Ia mengaku tidak mengetahui terkait pencantuman nama istrinya pada amplop bantuan itu. “Masyarakat sudah tahu sebenarnya bahwa itu dari Baznas. Mungkin kejadiannya karena kehabisan amplop, saya tidak tahu,” imbuhnya.

Baca Juga: Kocak! Kecewa PPKM Darurat Diperpanjang, Selegram Asal Magelang Ini Tiduran di Jalan Raya

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait