Sedangkan, vaksin Covid-19 mengandung fragmen dari galur virus corona atau bentuk protein lonjakan yang meniru perilaku galur menular. Setelah sistem kekebalan mengenali fragmen atau bagian dari virus tersebut, vaksin akan mendorong reaksi inflamasi yang diperlukan dan sel darah putih akan melawan serta mengingatnya dengan baik.
Pada tahap ini dilansir dari Times of India, tubuh akan mulai membentuk antibodi. Jika Anda terpapar virus itu kembali di masa mendatang, antibodi ini akan langsung mengenali dan melawannya.
Tapi, antibodi manakah yang bisa bertahan lama?
Para ilmuwan telah memperdebatkan mengenai sistem kekebalan yang efektif dan bertahan lama di antara kedua jenis tersebut. Kekebalan alami dipercaya tetep berada pada puncaknya selama sekitar 90 hari pasca infeksi.
Baca Juga:Satgas Covid-19 Depok: Waspadai Penipuan Penjualan Tabung Oksigen
Tapi, vaksin Covid-19 mungkin akan menawarkan perlindungan yang lebih besar karena bisa bertahan lebih lama dan bisa ditingkatkan kembali di masa mendatang.
Beberapa jenis vaksin Covid-19, seperti vaksin mRNA Pfizer dan Moderna dipercaya memiliki tingkat kemanjuran yang bertahan lama dan memberikan lebih banyak kekebalan.