Kasus Gajahan Dan Makam Mojo
Terbongkarnya praktik pungli kepada pemilik toko oleh petugas Linmas Kelurahan Gajahan yang menyeret Lurah setempat sempat memancing protes dari warga. Warga tak setuju Lurah Gajahan Suparno dicopot dari jabatannya gara-gara kasus itu.
Mereka melakukan aksi dengan memasang spanduk dukungan bagi Suparno di depan kantor kelurahan. Para pemuda itu juga berfoto dengan bertelanjang dada dengan posisi membelakangi kamera.
Foto-foto tersebut lantas beredar luas melalui media sosial. Sore harinya, Wali Kota Solo Gibran menaruh mobil dinas Toyota Innova di kantor kelurahan tersebut.
Baca Juga:Piala Wali Kota Solo Ditunda, Sriwijaya FC: Kita Tunggu Dulu!
Gibran melakukan hal serupa baru-baru ini dengan menginapkan mobil yang sama di Lapangan Kenteng, Kelurahan Mojo. Hal itu terjadi setelah insiden perusakan belasan makam di TPU Cemoro Kembar, Mojo
Tanggapan diplomatis
Sementara itu, Gibran menyebut mobil dinasnya itu sengaja diparkir di dekat lokasi makam yang berada di Kelurahan Mojo, Kecamatan Pasar Kliwon.
"Yang putih saya parkir di Makam Mojo. Keri ndek wingi (ketinggalan kemarin-red)," ucapnya diikuti tawa awak media.
Ketika ditanya apakah ada pesan atau simbol khusus atas diparkirnya mobil dinas itu di sana, Gibran menjawab tidak ada.
Baca Juga:3 Kabar Buruk COVID-19 RI Hari Ini dari Anak Jokowi sampai Aktor Si Doel Anak Sekolahan
"Pesan apa to? La wong pesan ya tinggal WA (Whatsaap-red) kok. Pesan kok ninggali mobil," ungkapnya.