Demi Pemulihan Ekonomi, Vaksinasi Covid-19 di Kota Solo Mulai Sasar Mal

Vaknasi Covid-19 di Kota Solo terus dikebut, hal itu untuk mempercepat pemulihan ekonomi

Budi Arista Romadhoni
Jum'at, 28 Mei 2021 | 18:25 WIB
Demi Pemulihan Ekonomi, Vaksinasi Covid-19 di Kota Solo Mulai Sasar Mal
Vaksinator memberikan suntikan vaskin Covid-19. Vaksinasi di Kota Solo mulai menyasar mal, hal itu untuk mempercepat pemulihan ekonomi. [Suara.com/Muhammad Jehan Nurhakim]

Sedangkan lainnya vaksinasi dilakukan di RS Triharsi, RS Gigi Mulut Soelastri, RS Hermina, RS PKU Muhammadiyah, RSUD Bung Karno, RSUP Solo, dan RSUD Moewardi. Menurutnya, vaksin dosis kedua akan dilakukan pada Juni mendatang.

Public Relations SGM, Ni Wayan Ratrina, menambahkan adanya vaksinasi ini diharapkan bisa menambah kepercayaan masyarakat untuk berkunjung ke SGM. Dalam hal ini, protokol kesehatan pencegahan Covid-19 juga tetap diterapkan.

“Dengan vaksinasi ini tentu menambah kenyamanan pengunjung yang ingin ke SGM. Selain itu, area mal selalu dibersihkan secara berkala. Ini termasuk fasilitas umum yang kerap disemprot disinfektan,” kata dia.

Sebelumnya, geliat bisnis perhotelan semakin positif menyusul program vaksinasi Covid-19 yang sudah menyasar para hotelier di Kota Solo. Vaksinasi yang telah mengaver para staf maupun karyawan hotel menjadi langkah yang baik sehingga menguatkan hotel sebagai tempat aman untuk dikunjungi dan dihuni di masa pandemi.

Baca Juga:Vaksin Covid-19 Menempel di Kulit Tanda Ada Magnet dari Microchip, Mitos atau Fakta?

Ketua Bidang Humas dan Promosi Badan Pimpinan Cabang Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (BPC PHRI) Solo, Sistho A Sreshtho, mengatakan sebanyak 3.000-an rekan perhotelan atau hotelier di Kota Solo telah divaksin melalui Pemerintah Kota (Pemkot) Solo.

“Dengan adanya semua hotel yang telah memeroleh sertifikat Clean, Healty, Safety, Environment [CHSE] dan stafnya yang sudah divaksin, harapannya tamu yang hendak melakukan aktivitas di Solo tingkat kepercayaan makin tinggi. Dengan adanya ini tentu memengaruhi tingkat okupansi hotel,” tutur dia.

Sistho menjelaskan vaksinasi hotelier ini baru menyasar hotel di Kota Solo. Pihaknya berharap hotel-hotel di luar Solo (Soloraya) segera menyusul dan dibantu oleh pemerintah daerah di masing-masing wilayah. Apalagi mereka yang berada di sektor pariwisata khususnya perhotelan kuantitas bersinggungan dengan para tamu sangat sering (guest contact).

“Optimisme terhadap bisnis perhotelan yang sudah tumbuh positif ini semoga tidak terganjal aturan-aturan pengetatan. Kami berharap kebijakan yang dikeluarkan pemerintah daerah lebih friendly bagi dunia pariwisata,” jelas dia.

Baca Juga:Dihujat Agamanya Tak Jelas, Gibran Beri Reaksi Tak Terduga

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

News

Terkini