Tradisi Sadranan Jelang Ramadan, Warga Berdoa di Bekas Keraton Kartasura

Sadranan dihadiri raja Keraton Kasunanan Surakarta Sinuhun Paku Buwono (PB) XII, GKR Wandasari Koes Moertiyah, KP Eddy Wirabhumi, dan kerabat-kerabat keraton lainnya

Budi Arista Romadhoni
Minggu, 04 April 2021 | 13:08 WIB
Tradisi Sadranan Jelang Ramadan, Warga Berdoa di Bekas Keraton Kartasura
Warga sedang menanurkan bunga dan membersihkan di makam leluhurnya di pemakaman di bekas Keraton Kartasura, Minggu (4/4/2021). [Suara.com/Ari Welianto]

SuaraSurakarta.id - Ratusan warga dan ahli waris mengikuti upacara sadranan di makam kawasan bekas Keraton Kartasura, Minggu (4/4/2021). Upacara ini sebagai media untuk mendoakan arwah para leluhur pada bulan ruwah atau kalau penanggalan hijriah itu sakban menjelang ramadan

Mereka dengan hikmah dan khusyu mengikuti sadranan ini. Dalam sadranan ini mereka membaca tahlil, zikir, dan doa bersama-sama, setelah itu langsung nyekar ke makam leluhurnya dan menaburkan bunga. 

Pada sadranan ini hadir juga putri raja Keraton Kasunanan Surakarta Sinuhun Paku Buwono (PB) XII, GKR Wandasari Koes Moertiyah, KP Eddy Wirabhumi, dan kerabat-kerabat keraton lainnya. 

"Sadranan ini upacara kirim doa untuk arwah leluhur. Ini rutin digelar setiap menjelang datangnya bulan Ramadhan," ujar koordinator pelaksana sadranan di Keraton Kartasura, Bagus Sigit Setiawan saat ditemui disela-sela acara, Minggu (4/4/2021).

Baca Juga:Kota Paling Toleran, Beduk Raksasa Siap Semarakkan Ramadan di Singkawang

Sebelum tradisi sadranan terlebih dahulu dilakukan bersih-bersih makam oleh kelompok masyarakat atau ahli waris. Tradisi sadranan ini juga sebagai upaya untuk mengangkat kembali Keraton Kartasura yang merupakan cikal bakal Keraton Kasunanan Surakarta Hadiningrat san Kota Solo mengingat kondisinya kurang terawat dan tembok keraton hampir roboh.

"Besar harapan kami ada perhatian lebih untuk merawat sisa-sisa peninggalan Keraton Kartasura ini. Karena selam ini kurang terawat, kami mau membersihkan pun ada hambatan bagaimana tata cara membersihkan situs," terang warga Kartasura ini.

Di bekas Keraton Kartasura ini terdapat salah satu makam kerabat keraton yaitu Nyai Sedah Mirah. Konon, Sedah Mirah merupakan panglima perempuan yang melawan penjajah. 

"Ini bisa menjadi lokasi wisata sejarah bagi warga khususnya generasi muda," imbuh dia.

Juru Kunci Hastana Keraton Kartasura, Mas Ngabehi Surya Hastono Hadiprojonagaro mengatakan tradisi sadranan ini sudah mulai digelar sejak 1945. Sejak itu rutin digelar hingga sekarang ini untuk warga. 

Baca Juga:Wisata Lembang Berharap Berkah dari Tradisi Munggahan Jelang Ramadan

"Ini sudah digelar turun temurun sejak 1945 dan akan digelar menerus. Sudah dipakai untuk makam sudah cukup lama dan sudah tidak boleh untuk makam pada 2010," papar dia.

Lewat tradisi sadranan ini diharapkan bisa mengangkat dan mengenal Keraton Kartasura. Selama ini lebih dikenal sebagai pemakaman bukan sebagai bekas kerajaan, padahal bisa untuk wisata sejarah.

"Adanya tradisi ini bisa dikenal khususnya anak-anak. Ini juga untuk melestarikan budaya atau nguri-nguri budaya jawab," ucapnya.

Sementara itu kerabat Keraton Kasunanan Surakarta, GKR Wandasari Koes Moertiyah menambahkan tradisi sadranan ini harus dilestarikan dan dimunculkan kembali. Dengan bisa mengembalikan roh sebagai Keraton Kartasura bukan pemakaman.

"Ini warga biar tahu kalau di sini pernah berdiri Keraton Kartasura. Tradisi ini sangat bagus, apalagi perawatan rutin dilakukan, bahkan sekarang sudah ada petugas BPCB yang tugas di sini,' tuturnya.

Gusti mung menegaskan, bagi Keraton Kasunanan Surakarta di sini ada leluhur yakni Nyai Sedah Mirah yang dimakamkan. Ia merupakan ahli politik perempuan pada masa PB III dan menjadi pengageng perintah keputren yang membawahi pemerintahan putri-putri di keraton.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak