"Sebelum dipasangi spanduk, warga memasang plang yang diberi karung untuk tanda. Lalu diberi tumpukan ban di jalan yang berlubang itu," kata dia.
Jalan rusak ini sudah dilaporkan ke pemerintah desa (pemdes) hingga pemerintah daerah (pemda). Namun, laporan warga hingga saat belum ada respon dari pihak terkait.
"Warga juga sudah melaporkan langsung Bupati melalui Sapa Bu Etik (Bupati Sukoharjo, Etik Suryani)di nomor yang tertera. Ini kalau malam bahaya," jelasnya.
Salah seorang relawan dari Paguyupan Warga Ageng Kartasura (Pawartos), Deni Kristianto mengatakan ikut membantu warga dalam pemasangan spanduk dan mengatur lalu lintas di sini.
Baca Juga:Deretan Masalah Ini Masuk di LKPJ Anggaran Tahun 2020
"Sebelum lampu jalan mati, kami carikan bolamnya. Kami juga cari lampu kecil-kecil untuk dipasang dispanduknya agar terlihat saat malam," paparnya.
Dampak jalan ambles ini sempat ada beberapa kecelakaan terjadi dalam satu hari. Pertama, pertama terjadi pada siang hari yang melibatkan sebuah mobil. Kemudian sore hartinya terjadi kecelakaan lagi yang melibatkan sebuah mobil lagi, selanjutnya pada malam hari, ada motor yang terperosok di lubang ini.
Kontributor: Ari Welianto