45 Juta Warga Indonesia akan Divaksin hingga Juni Nanti

Ia mengatakan vaksin COVID-19 menjadi komoditi yang menjadi rebutan di seluruh dunia, banyak negara-negara belum bisa memulai vaksinasi.

Siswanto
Rabu, 03 Maret 2021 | 16:48 WIB
45 Juta Warga Indonesia akan Divaksin hingga Juni Nanti
Ilustrasi vaksin Covid-19 (unsplash/@hakannural)

SuaraSurakarta.id - Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin menyampaikan sekitar 45 juta rakyat Indonesia akan mendapatkan vaksin COVID-19 hingga Juni tahun ini.

"Kita beruntung kita sudah bisa (vaksinasi, red.), cuma memang baru sekitar 90 juta dosis vaksin atau 45 juta orang yang bisa divaksinasi sampai dengan Bulan Juni," ujar dia di Jakarta, Rabu (3/3/2021).

Ia mengatakan vaksin COVID-19 menjadi komoditi yang menjadi rebutan di seluruh dunia, banyak negara-negara belum bisa memulai vaksinasi.

"Karena belum dapatkan jatah vaksinnya, 'event' negara-negara maju. Australia dan Jepang itu baru mulai vaksinasinya," kata dia.

Baca Juga:Kejar Target, Menkes Budi Gunadi Resmikan Vaksinasi Covid-19 Drive Thru

Ia menyebutkan agar kekebalan masyarakat di Indonesia tercapai, maka harus ada 70 persen atau 181,5 juta masyarakat yang divaksin.

Namun, ketersediaan vaksin menjadi salah satu kendala bagi Indonesia untuk mencapai kekebalan komunitas 70 persen.

"Masalah utama yang paling besar adalah ketersediaan vaksinnya, karena memang sampai di Bulan Juni baru ada sekitar 90 juta vaksin. Vaksin baru akan datang banyaknya di Bulan Juli ke belakang," katanya.

Budi menyampaikan semester kedua tahun ini menjadi tantangan yang cukup berat dalam melakukan vaksinasi.

"Pada enam bulan pertama tahun ini cuma 45 juta. Yang berat semester kedua, jadi 181 juta dikurangi 45 juta yang harus disuntik dalam enam bulan. Itu akan masalah karena hitungan saya butuh 2-3 juta per hari," katanya.

Baca Juga:Khawatir Terpapar di Rumah, DPRD DKI Minta Keluarga Ikut Divaksin Covid-19

Ia mengatakan agar Indonesia dapat melakukan vaksinasi COVID-19 sebanyak 1-2 juta per hari pemerintah tidak mungkin melakukan hal itu sendiri.

"Pemerintah harus melakukan bersama-sama dengan semua pihak, termasuk swasta, terutama 'startup' yang dibidangi anak muda. Ini bukan program ekslusif, ini program yang inklusif, malah bisa saya katakan ini harus menjadi gerakan, di mana setiap komponen bangsa ini adalah kewajiban kita untuk melakukan vaksinasi," katanya.

Ia menilai vaksinasi bukan hanya melindungi individu, melainkan juga untuk mencapai kekebalan komunitas untuk bisa melindungi keluarga, tetangga, dan seluruh rakyat Indonesia sebagai komunitas bersama. [antara]

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini