Geger Putri Raja PB XIII Terkurung di Keraton Solo, Begini Respon Polisi

Heboh Putri Raja PB XIII Hangabehi, GKR Timoer Rumbai dan sejumlah kerabat keraton terkurung di Keputren kompleks Keraton Solo. Pihak kepolisian menilai itu persoalan internal

Abdul Aziz Mahrizal Ramadan
Sabtu, 13 Februari 2021 | 13:16 WIB
Geger Putri Raja PB XIII Terkurung di Keraton Solo, Begini Respon Polisi
Kapolresta Solo Kombes Pol Ade Safri Simanjuntak tentang geger keraton Solo. [Ichsan Kholif Rahman/Solopos]

SuaraSurakarta.id - Heboh Putri Raja PB XIII Hangabehi, GKR Timoer Rumbai dan sejumlah kerabat keraton terkurung di Keputren kompleks Keraton Solo. Meski demikian, pihak kepolisian menilai hal itu adalah persoalan internal keraton.

Hal itu diungkap Kapolresta Solo Kombes Pol Ade Safri Simanjuntak. Bahwa pihaknya tak memiliki kewenangan mencampuri urusan internal keraton.

Meski demikian, lanjut dia, kepolisian tetap berpatroli dan memantau situasi agar kondisi keamanan dan ketertiban masyarakat tidak terganggu dengan permasalahan itu.

“Kalau seputar masalah internal keluarga Keraton dipersilakan untuk diselesaikan secara keluarga pula. Kecuali ada tindakan melawan hukum baru masuk ranah kepolisian,” kata Kombes Pol Ade Safri, seperti dikutip dari Solopos.com -- jaringan Suara.com.

Baca Juga:Dua Putri Keraton Kasunanan Surakarta Terkurung, Ini Jawaban Pihak Sinuhun

Sementara itu, Suami Gusti Moeng, KP Eddy Wirabhumi, berharap kepolisian bisa bertindak adil sesuai undang-undang yang berlaku. Ia menilai keraton saat ini seolah milik pribadi.

"Jangan sampai alat negara dipakai untuk kepentingan pribadi. Keraton ini bukan milik Raja tetap milik dinasti, tapi diperlakukan seolah-olah milik pribadi," ujarnya.

Seperti diberitakan, putri Raja Keraton Solo PB XIII Hangabehi, GKR Timoer Rumbai, bersama adik Raja, GKR Wandansari Koes Moertiyah atau Gusti Moeng terkunci di keputren sejak Kamis (11/2/2021). Bersama mereka ada dua abdi dalem penari dan seorang sentana.

Raja Keraton Kasunanan Surakarta, Sinuhun Pakubuwono (PB) ke XIII Hangabehi membantah keras kabar pengurungan belasan sentono atau kerabat termasuk adiknya GKR Wandasari Koes Murtiyah atau Gusti Moeng sejak Kamis (11/2/2021).

Bantahan itu disampaikan sang raja melalui Kanjeng Raden Ariya (KRA) Dani Nur Adiningrat, selaku Wakil Pengageng Sasana Wilapa Keraton Kasunanan Surakarta dalam jumpa pers di Sasono Putro, Jumat (12/2/2021).

Baca Juga:Kronologis Adik dan Anak Raja Solo Dikurung, Cuma Makan Daun Singkong

 
"Tidak benar jika ada pengurungan. Sinuhun memberikan akses 24 jam kepada mereka keluar dari kawasan Keputri Keraton Surakarta," kata Dani.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Satu Frekuensi Selera Musikmu dengan Pasangan?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA Kelas 12 SMA Soal Matematika dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Inggris Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Beneran Orang Solo Apa Bukan?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pemula atau Suhu, Seberapa Tahu Kamu soal Skincare?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: Soal Matematika Kelas 6 SD dengan Jawaban dan Pembahasan Lengkap
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kamu Soal Transfer Mauro Zijlstra ke Persija Jakarta? Yuk Uji Pengetahuanmu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Fun Fact Nicholas Mjosund, Satu-satunya Pemain Abroad Timnas Indonesia U-17 vs China
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 10 Soal Matematika Materi Aljabar Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan John Herdman? Pelatih Baru Timnas Indonesia
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Otak Kanan vs Otak Kiri, Kamu Tim Kreatif atau Logis?
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak