Penjelasan Lengkap Raja Keraton Surakarta Berkait Kisruh Kerabat Dikurung

Raja Keraton Kasunanan Surakarta, Sinuhun Pakubuwono (PB) ke XIII Hangabehi membantah keras kabar pengurungan belasan sentono atau kerabat.

Ronald Seger Prabowo
Sabtu, 13 Februari 2021 | 06:00 WIB
Penjelasan Lengkap Raja Keraton Surakarta Berkait Kisruh Kerabat Dikurung
Kanjeng Raden Ariya (KRA) Dani Nur Adiningrat, selaku Wakil Pengageng Sasana Wilapa Keraton Kasunanan Surakarta dalam jumpa pers di Sasono Putro, Jumat (12/2/2021). [Suara.com/Budi Kusumo]

SuaraSurakarta.id - Raja Keraton Kasunanan Surakarta, Sinuhun Pakubuwono (PB) ke XIII Hangabehi membantah keras kabar pengurungan belasan sentono atau kerabat termasuk adiknya GKR Wandasari Koes Murtiyah atau Gusti Moeng sejak Kamis (11/2/2021).

Bantahan itu disampaikan sang raja melalui Kanjeng Raden Ariya (KRA) Dani Nur Adiningrat, selaku Wakil Pengageng Sasana Wilapa Keraton Kasunanan Surakarta dalam jumpa pers di Sasono Putro, Jumat (12/2/2021).

"Tidak benar jika ada pengurungan. Sinuhun memberikan akses 24 jam kepada mereka keluar dari kawasan Keputri Keraton Surakarta," kata Dani.

"Ada lima orang yang masih di dalam. Yaitu Gusti Moeng, Gusti Timur Rumbai, satu laki-laki yaitu Pak Bambang Sutejo atau Kanjeng Wilir dan juga dua penari Ika dengan Warna," tambah dia.

Baca Juga:Geger! Belasan Kerabat Keraton Surakarta Dikurung Orang Tak Dikenal

Dani menjelaskan, kronologi isu pengurungan itu bermula saat Sinuhun Pakubuwono menerima tamu dari Badan Pemeriksaan Keuangan (BPK), Kamis (11/2/2021) siang.

Namun mendadak tanpa diundang dan izin dari Raja Keraton Surakarta, sejumlah kerabat memasuki kawasan keraton.

Mengetahui pintu Kori Kamandungan terbuka akhirnya mereka para gusti dan para sentono pada pukul 18.00 WIB yang tanpa ijin langsung masuk di dalam area pelataran Keraton. 

"Masuk berputar putar di pelataran, karena ingin turut serta bertemu dengan tamu PB Xlll, mengatahui gerakan tersebut akhirnya dengan alasan keamanan Keraton, akhirnya kita menutup akses ke tempat pertemuan," tegas Dani.

Hal tersebut ditegaskan Dani, mengingat sebelumnya sudah terjadi peristiwa kericuhan di dalam Keraton, sehingga saat ini pihak Keraton harus memang extra hati hati dalam menyikapi hal itu.

Baca Juga:10 Tempat Wisata di Solo yang Wajib Dikunjungi

Dani mengingat saat ini masih di situasi pandemi Covid-19, Keraton Kasunanan Surakarta memang menutup aksesnya keluar masuk area Keraton untuk mencegah kerumunan dan klaster baru.

Dia memaparkan, pihaknya dengan aparat kepolisian memeidiasi untuk menyampaikan perintah Raja Pakubuwono agar para kerabat keluar dari keraton namun tidak diindahkan.

"Saya jaminannya. Seandainya saat inipun ingin keluar, akse terbuka lebar, walaupun masuknya tidak sesuai prosedur," tegas Dani.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kalau Masalah Hidupmu Diangkat Jadi Film Indonesia, Judul Apa Paling Cocok?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Satu Frekuensi Selera Musikmu dengan Pasangan?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA Kelas 12 SMA Soal Matematika dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Inggris Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Beneran Orang Solo Apa Bukan?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pemula atau Suhu, Seberapa Tahu Kamu soal Skincare?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: Soal Matematika Kelas 6 SD dengan Jawaban dan Pembahasan Lengkap
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kamu Soal Transfer Mauro Zijlstra ke Persija Jakarta? Yuk Uji Pengetahuanmu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Fun Fact Nicholas Mjosund, Satu-satunya Pemain Abroad Timnas Indonesia U-17 vs China
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 10 Soal Matematika Materi Aljabar Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan John Herdman? Pelatih Baru Timnas Indonesia
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak