Fobia Jarum Suntik, Alasan Dokter Ini Tetap Nekat Divaksin Bikin Trenyuh

Dokter yang membuka praktik sendiri tersebut bisa dikatakan fobia dengan jarum suntik.

Ronald Seger Prabowo
Selasa, 19 Januari 2021 | 21:59 WIB
Fobia Jarum Suntik, Alasan Dokter Ini Tetap Nekat Divaksin Bikin Trenyuh
Seorang tenaga kesehatan tengah mendapatkan suntikan vaksin Covid-19 di RS JIH Solo, Selasa (19/1/2021). (Ayosemarang/Budi Cahyono)

SuaraSurakarta.id - Sejumlah penolakan muncul dari tenaga kesehatan atau nakes terkait vaksin Sinovac.

Padahal nakes jadi prioritas utama pemberian vaksin tahap pertama dengan penyuntikan vaksin Sinovac.

Meski demikian, sudah banyak nakes baik dokter maupun perawat yang bersedia disuntuk vakin produksi China tersebut.

Salah satunya Ramon Otto. Cerita lucu pun menghiasi proses vaksinasi sosok asal Solo itu di RS JIH Solo, Selasa (19/1/2021).

Baca Juga:Pengurus RW di Bekasi Potong Bansos Rp100 Ribu

Dilansir dari Ayosemarang.com, Ramon tampak ketakutan sesaat dokter mempersiapkan vaksin Covid-19 untuk disuntikan ke lengan kirinya.

Dokter yang membuka praktik sendiri tersebut bisa dikatakan fobia dengan jarum suntik, sehingga dia tampak cemas saat skrining sebelum divaksinasi.

“Saya memang fobia jarum suntik, walaupun tugas sehari-hari sebagai dokter. Tadi sempat cemas dan khawatir dan ditenangkan dokter yang memvaksinasi,” terang Ramon saat bertemu Ayosemarang, Selasa (19/1/2021).

Ramon menceritakan efek samping pascavaksinasi salah satunya terasa nyeri di lengan kiri bagian atas di sekitar bekas suntikan. Menurutnya itu hal yang sangat wajar usai vaksinasi.

“Itu hal yang wajar kalau nyeri. Ini adalah gejala ringan pascavaksin, setelah beberapa jam sudah hilang. Tapi pascavaksin kesehatan kita tetap dipantau, jika ada keluhan berlebih bisa kembali menghubungi dokter atau rumah sakit yang ditunjuk program vaksin untuk penanganan,” jelasnya.

Baca Juga:Disuntik Vaksin Covid-19, Wali Kota Bekasi: Lebih Sakit Digigit Semut!

Selain Ramon, Alfeus Gradi tampak tenang saat mengikuti skrining tahap awal hingga vaksinasi. Menurutnya vaksinasi adalah salah satu upaya untuk menanggulangi wabah Covid-19 saat ini.

“Saya enjoy saja saat disuntik vaksin, hanya terasa kemeng sedikit saja dan itu hal yang wajar,” tuturnya.

Total sebanyak 111 nakes telah melakukan vaksinasi Covid-19 di RS JIH Solo sampai Selasa (19/01/2021).

Manager Pelayanan Medis JIH Dr Sendy Komarudin mengatakan, pihaknya sudah melakukan vaksinasi mulai tahap awal pada 14 Januari 2021 lalu.

Selama melakukan vaksinasi ini ada nakes yang tidak lolos skrining dan memiliki gejala kejadian ikutan pasca imunisasi (KIPI).

"Yang tidak lolos skrining ada 5 nakes karena hipertensi dan penyitas covid-19," terang Sendy.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Tahu Kalian Tentang Game of Thrones? Ada Karakter Kejutan dari Prekuelnya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kalau Masalah Hidupmu Diangkat Jadi Film Indonesia, Judul Apa Paling Cocok?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Satu Frekuensi Selera Musikmu dengan Pasangan?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA Kelas 12 SMA Soal Matematika dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Inggris Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Beneran Orang Solo Apa Bukan?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pemula atau Suhu, Seberapa Tahu Kamu soal Skincare?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: Soal Matematika Kelas 6 SD dengan Jawaban dan Pembahasan Lengkap
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kamu Soal Transfer Mauro Zijlstra ke Persija Jakarta? Yuk Uji Pengetahuanmu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Fun Fact Nicholas Mjosund, Satu-satunya Pemain Abroad Timnas Indonesia U-17 vs China
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 10 Soal Matematika Materi Aljabar Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak