Ia juga meminta maaf kepada seluruh keluarga korban. PA berjanji tidak akan mengulangi lagi perbuatannya.
"Saya merasa khilaf. Saya sudah membuka praktek lama, tapi akhirnya terjerumus ke jalan yang salah. Karena dulu saya juga menjadi korban. Saya juga suka terhadap perempuan," kata dia.