SuaraSurakarta.id - Tragedi jatuhnya pesawat Sriwijaya Air SJ-182 yang hilang kontak di perairan sekitar Kepulauan Seribu, Sabtu (9/1/2021) pukul 14.40 WIB membawa duka yang mendalam.
Tak hanya keluarga penumpang maupun kru pesawat, rasa duka dan prihatin juga dirasakan masyarakat luas atas tragedi yang menimpa pesawat bernomor registrasi PK CLC rute Jakarta-Pontianak.
Termasuk di Kota Solo, dimana sejumlah warga yang mayoritas perempuan mendatangi kantor cabang Sriwijaya Air di Solo Computer Centre, Jalan Brigjend Slamet Riyadi No.373, Sondakan, Laweyan, Minggu (10/1/2021) sekitar pukul 10.00 WIB.
Dari pantauan SuaraSurakarta.id, sejumlah warga yang merupakan perwakilan komunitas relawan Kota Solo membawa rangkaian bunga berjalan berbaris dari simpang empat Purwosari menuju kantor perwakilan Sriwijaya Air.
Baca Juga:Hilang Kontak, Pesawat Sriwijaya Air Rute Jakarta-Pontianak Masih Dicari
Sesampai di kantor perwakilan Sriwijaya Air, mereka disambut salah satu pimpinan cabang dan dilanjutkan doa bersama yang dipimpin salah satu peserta aksi.
Tak hanya itu, dalam aksi keprihatinan tersebut para relawan memberikan karangan bunga sebagai lambang rasa duka warga Solo untuk Sriwijaya Air.
"Aksi ini sebagai ungkapan turut berduka cita untuk Sriwjaya Air yang jatuh. Kami memberikan bunga turut berbela sungkawa. Semoga korban cepat ditemukan dan keluarga diberi ketabahan," ungkap salah satu peserta aksi, Niken.
Sementara perwakilan kantor Sriwijaya Air Solo, Agus Purwanto tak bisa menyembunyikan kesedihan atas tragedi yang menimpa Sriwijaya Air SJ-182.
Pihaknya berterima kasih kepada semua pihak yang memberikan doa dan dukungan mental dan moril atas kejadian tersebut.
Baca Juga:Kemenhub Investigasi Pesawat Sriwijaya Air Hilang Kontak
"Semoga kejadian ini yang terakhir dan seluruh kami serta penumpang diterima di sisi Allah SWT. Seluruh keluarga, kerabat dan tim semuanya bisa menerima dengan tabah dan ikhlas," kata dia.
- 1
- 2