SuaraSurakarta.id - Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian menilai Front Pembela Islam (FPI) merupakan organisasi masyarakat (ormas) yang toleran dengan agama lain.
Hal tersebut dikatakan Tito saat masih menjadi Kapolda Metro Jaya tahun 2016 silam dan terekam dalam video yang diunggah dalam channel Youtube Ahmad Tirmidzy pada 15 November 2016 dan dilansir dari SuaraBogor.id.
Tito menyatakan FPI ormas toleran dikatakan dalam sebuah acara dialog antar umat beragama yang diadakan FPI dan di markas FPI. Memakai kopyah, Tito Karnavian pun singgung stigman negatif FPI.
Perkataan Tito Karnavian yang menilai tentang keberadaan FPI saat itu viral di media sosial.
Baca Juga:Kapolri Keluarkan Maklumat, Larang Simbol dan Atribut FPI di Masyarakat
"Acara ini melepaskan stigma yang mungkin dilabeli oleh media dan mempengaruhi publik, FPI adalah organisasi massa yang radikal, militan, identik dengan kekerasan dan seterusnya, intoleran," kata Tito.
"Tapi dalam kenyataannya saya paham, karena sudah lama banyak bergaul dengan teman FPI, termasuk berdiskusi dengan imam besar, paham pemikiran beliau. Beliau sangat toleran, dan itu mewarnai FPI. FPI adalah ormas Islam yang sangat toleran terhadap agama lain," tambah dia.
![Brimob membongkar atribut FPI di Petamburan, Jakarta, Rabu (30/12). [Suara.com/Novian Ardiansyah]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2020/12/30/27627-markas-fpi-di-bongkar.jpg)
Saat ini, mantan Kapolri itu menjabat Mendagri dan ikut dalam keputusan pembubaran FPI yang dipimpin Menteri Koordinator Hukum dan HAM (Menkumham) Mahfud MD.
Pernyatan lengkap Mahfud MD saat FPI Dibubarkan
Saudara sekalian
Baca Juga:Sekarang Mungkin FPI yang Kena, Jika Rezim Ganti Bisa Saja Giliran Pers
Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh
Terima kasih atas kehadirannya
Hari ini saat ini Pemerintah Republik Indonesia akan mengumumkan tentang status FPI atau Front Pembela Islam sebagai organisasi.
Untuk mengumumkan ini, pemerintah hadir 10 pejabat yang terkait dengan ini semua, pertama saya sebagai Menko Polhukam, lalu di sebelah kanan saya ada Profesor Drs H Muhammad Tito Karnavian Menteri Dalam Negeri, mungkin lebih bagus Pak ketika saya sebut namanya, maskernya dibuka 3 detik biar kelihatan asli, jangan-jangan diwakili kita nggak tahu ya, Profesor Tito Karnavian, oke bisa dipasang lagi
Berikutnya di sebelah kiri saya hadir Bapak Kepala BIN Bapak Budi Gunawan, Profesor Budi Gunawan
Kemudian ada Menkum HAM Profesor Doktor Yasonna Hamonangan Laoly.