- Warga Solo bernama Siti Khotijah terkejut karena status desil bantuan sosialnya naik drastis menjadi sepuluh pada Jumat, 28 Agustus 2026.
- Kepala Dinsos Kota Surakarta Samsu Tri Wahyudin menyatakan kenaikan desil dan penghentian bantuan terjadi akibat keterkaitan data NIK dengan judi online, pinjaman online, serta perubahan pekerjaan.
- Warga yang merasa keberatan dapat mengajukan perbaikan data dengan membawa kartu keluarga dan kartu tanda penduduk ke kantor kelurahan setempat.
Samsu menyebut teraksesnya NIK ke sejumlah instansi maka terdeteksi adanya masyarakat yang terlibat dalam judi online maupun pinjaman online.
Di mana warga yang NIK-nya terdeteksi aktif dalam aktivitas judi online, pemerintah mengambil langkah tegas dengan menghentikan bantuan sosialnya.
"Begitu dia terkoneksi judol, desilnya tetap, tapi yang tadinya menerima bansos sekarang dihentikan," imbuhnya.
Samsu menilai adanya aktivitas pinjaman online (pinjol) itu dapat memicu kenaikan angka desil warga.
Sehingga dengan adanya kenaikan desil, maka warga dianggap mengalami peningkatan status ekonomi atau tidak lagi masuk dalam kategori sangat miskin.
"Pinjol itu juga terkoreksi. Biasanya orang untuk mencukupi kebutuhannya salah satunya lewat pinjol, begitu dia terkoneksi dengan sistem (keuangan), maka desilnya naik. Jadi antara judol dan pinjol itu bisa saling mempengaruhi," papar dia.
Selain itu perubahan desil juga dapat dipicu oleh perubahan status pekerjaan dalam keluarga. Warga yang baru diterima sebagai PNS maupun anggota TNI/Polri dapat langsung terdeteksi melalui pemadanan NIK.
“Jadi ada yang diterima PNS atau TNI kemarin, itu sudah otomatis ter-update. Jadi dalam satu keluarga ada NIK yang terkoneksi ke sana, langsung terbaca. Ada yang naik, ada juga yang turun,” tandasnya.
Samsu menambahkan warga yang merasa keberatan bisa melakukan perubahan desil dengan datang ke kelurahan dan menemui petugas Pusat Kesejahteraan Sosial (Puskesos) atau Sistem Layanan Rujukan Terpadu (SLRT).
Baca Juga: Berkah MBG! Pedagang Jeruk Pasar Gede Solo Raup Cuan, Penjualan 7 Ton Sehari
"Bawa dokumen KK dan KTP. Nanti di aplikasi SIKS-NG ada data-data yang harus diikuti pengisiannya. Lalu masuk database, nanti akan ada perintah dari pusat untuk melakukan ground check (pengecekan lapangan) untuk mencocokkan input data dengan kondisi riil di lapangan," pungkas dia.
Kontributor : Ari Welianto
Berita Terkait
Terpopuler
- Kenapa Maudy Ayunda Disebut Tak Napak Tanah? Ini Kronologinya
- Menteri Keuangan Purbaya Diganti Hari Ini? Wakilnya Sudah ke Istana Pakai Jas
- Status Terbaru Anak Purbaya: Mafia Ancam Presiden Dibalik Pemecatan Bapak, Ada Foto Raja Juli
- Update Reshuffle Kabinet Hari Ini: Menlu Sugiono Dikabarkan Diganti
- Resmi! Menkeu Purbaya Dicopot, Diganti Suahasil Nazara
Pilihan
-
Dari Aceh hingga Nusa Tenggara, Membaca Peta Ancaman Megathrust Indonesia
-
Kabar Buruk dari Italia: Jay Idzes Cedera 30-35 Hari Absen Bela Timnas Indonesia
-
Purbaya Ogah Bicara Panjang Saat Sertijab Menkeu ke Suahasil: Terima Kasih Semua
-
Apa Salah Purbaya hingga Dipecat Lewat Panggilan Telepon?
-
Pejabat Kantor Pertanahan Terjaring OTT KPK di Jakarta dan Bogor
Terkini
-
Kemenpora Beri Penghargaan Indonesia Sports Industry of the Year 2026 kepada BRI
-
Firasat Aneh Kakak-Adik Korban Kapal Virgo: Minta Pakaian Dicuci Ibu hingga Ingin Tidur Bersama
-
Sopir Truk Asal Solo Jadi Korban Kapal Virgo, Ternyata Naik Pakai KTP Saudara Kembar
-
Cerita Paman Aldo, Penumpang Kapal Virgo Transport 8, Niat Bekerja untuk Bantu Orang Tuanya
-
Kisah Ahda Dhiyaurrohman, Korban Kapal Virgo Transport 8 Asal Solo, Nekat Merantau Tanpa Restu Ortu