- Program Makan Bergizi Gratis meningkatkan omzet penjualan buah bagi para pedagang di Pasar Gede Solo secara signifikan.
- Pedagang seperti Jeffri Sembiring dan Usman berhasil memasok kebutuhan buah untuk sepuluh dapur layanan gizi setempat.
- Peningkatan permintaan buah akibat program pemerintah ini turut menciptakan lapangan kerja baru bagi masyarakat di Solo.
SuaraSurakarta.id - Program Makan Bergizi Gratis (MBG) dinilai memberikan dampak positif pada sistem ekonomi lokal, khususnya bagi para pedagang di Pasar Gede Hardjonagoro, Solo, Jawa Tengah.
Jeffri Sembiring, salah satu pedagang jeruk, mengungkapkan mengatakan berkat program ini ia bisa menjual tujuh ton jeruk dalam sehari.
“Pas musim MBG tujuh ton sehari. Sebelum MBG biasanya tujuh ton itu (penjualan) dua hari,” kata Jeffri saat diwawancarai.
Jeffri memang secara khusus berjualan jeruk dengan beragam jenis, tergantung musim. Misalnya, saat ini ia fokus menyediakan Jeruk Berastagi.
“Pas musim (jeruk) Malang, nanti jual Jeruk Malang juga,” ucapnya.
Ia mengaku senang dengan program MBG dan berharap terus berlanjut. Menurut Jeffri, selain membantu penjualan pedagang, petani juga ikut sejahtera karena harga buah membaik.
“Banyak yang kebantu. Contohnya kayak pedagang ini, harga jualnya makin tinggi,” kata dia.
Hal yang sama juga dirasakan Usman, pedagang buah-buahan lokal dan impor di Pasar Gede. Ia khusus menjual buah-buahan secara grosir dan saat ini melayani 10 dapur MBG atau Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Solo.
“Kita melayani sepuluh dapur,” ujar Usman saat diwawancara.
Usman menuturkan buah lokal yang paling sering dibeli SPPG yaitu jeruk dan salak. Sementara buah impor yang paling laris yaitu kelengkeng, apel Fuji, dan jeruk kecil.
“Alhamdulillah, (selama ada MBG) jadi lebih ramai lagi,” katanya.
Selain itu, lanjut Usman, sejak ada MBG, pegawai di toko sudah bertambah tujuh orang. Ia pun berharap MBG terus dilanjutkan demi memenuhi kebutuhan gizi anak-anak Indonesia.
“Dilanjutkan saja, untuk menambah gizi anak-anak,” ucapnya.
Berita Terkait
-
Pangi Syarwi Sebut Penyadapan Prabowo sebagai Operasi Makar, Singgung Geng Solo
-
Siapa Penyelenggara GSI Youth Fest Hero Summit? Batal Undang Raffi Ahmad
-
Kritik Pembentukan Satgas MBG, Pakar UGM: Pemda Dijadikan Tameng Kegagalan Pusat!
-
Dapur-dapur MBG Kerek Penjualan Daihatsu Gran Max hingga 20 Persen
-
Sukses Gelar Konser Solo di Seoul, Onew SHINee Umumkan Comeback Album Baru
Terpopuler
- Sejumlah Jenderal Polri Dikabarkan Diamankan, Satu 'Bintang Empat' Sudah Dilepas
- Panitia Batalkan Undang Raffi Ahmad di GSI Youth Fest Hero Summit
- Prestasi Kinclong Netty Rosdiana Siagian: Mundur dari Polri, Tak Sejalan dengan Hati Nurani
- Kenapa Raffi Ahmad Diboikot? Ini Kronologi Acara Sumpah Pemuda sampai Rans Carnival Sepi
- Sejumlah Jenderal Diperiksa Propam, Ini Respons Mabes
Pilihan
-
Konser Andrea Bocelli di JIExpo Ricuh: Massa Bakar Pembatas Jalan, Wartawan Terhantam Batu
-
Jenderal Listyo Sigit Prabowo Ditetapkan Tersangka Penyadapan Presiden Prabowo
-
Tak Perlu Bongkar Kitab, Muhammadiyah Bikin AI Khusus ChatHPT untuk Jawab Persoalan Agama
-
Sejumlah Jenderal Polri Dikabarkan Diamankan, Satu 'Bintang Empat' Sudah Dilepas
-
Gempa M 5,5 Guncang Laut Barat Laut Tanimbar, Getaran Terasa hingga Saumlaki
Terkini
-
Belasan Karyawan Pabrik Tas Perempuan di Solo Alami Kesurupan, Teriak-teriak Histeris
-
Kisah Cinta Putri Mangkunegaran dan Bos Rosalia Indah: Sempat Putus 10 Tahun, Kini Bersemi Lagi
-
MilkLife Strikers Lolos ke Final Singa Cup 2026, Tantang Wakil Malaysia
-
Geger Penggeledahan Ponpes Hamalatul Quran, Kapolres Sukoharjo Dinonaktifkan!
-
Tunggakan Sewa Manahan Persis Solo, Penegak Hukum Didesak Telusuri Dugaan Pelanggaran