- Komisi Pemberantasan Korupsi melakukan operasi tangkap tangan terhadap Bupati Sukoharjo, Etik Suryani, pada Kamis malam, 9 Juli 2026.
- Bupati Sukoharjo yang terjaring operasi tangkap tangan tersebut kini telah dibawa ke Mapolres Sukoharjo untuk proses pemeriksaan.
- Pihak Pemerintah Kabupaten Sukoharjo dan Komisi Pemberantasan Korupsi belum memberikan keterangan resmi terkait penangkapan pejabat tersebut.
SuaraSurakarta.id - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dikabarkan menggelar operasi tangkap tangan (OTT) di Kabupaten Sukoharjo, Kamis (9/7/2026) malam.
Dari informasi yang didapatkan, salah satu yang terjaring OTT adalah Bupati Sukoharjo, Etik Suryani dan kini telah dibawa ke Mapolresta Surakarta untuk diperiksa.
Namun hingga berita ini ditulis, belum ada pernyataan resmi dari Pemkab Sukoharjo terkait informasi OTT tersebut.
Sementara KPK juga belum memberikan pernyataan resmi terkait informasi tersebut.
KPK memang terus 'bersih-bersih' di berbagai instansi negara, terbukti dari deretan pejabat yang kena operasi tangkap tangan atau OTT pada tahun 2026.
Hingga April 2026 lalu, ada sederet nama yang menjadi tersangka kasus korupsi.
Tak sedikit juga dari mereka sudah berbalut rompi oranye KPK dan tengah diamankan menunggu kasus bergulir.
Terbaru, ada satu nama baru yakni Bupati Tulungagung Gatut Sunu Wibowo yang diamankan. Ia menambah daftar panjang pejabat yang kena jaring dari KPK di tahun ini.
Baca Juga: KPK Periksa Ketua Kadin Solo Terkait Skandal Korupsi Jalur Kereta Api
Berita Terkait
Terpopuler
- Kinerja Tim Komunikasi Buruk, Prabowo Diingatkan Segera Reshuffle Seskab Teddy hingga Kapolri
- Desil Mendadak Melonjak, Warga Jogja Terancam Kehilangan Bansos
- Lawan Pernyataan Eki Pitung, Pemuda Kaum Betawi Percaya dengan Warga Pati yang Demo 27 Agustus
- 3 Rice Cooker untuk Nasi Tahan 2 Hari dan Tidak Lengket Sesuai Klaim
- Anggaran Bencana Tak Ditemukan, Istana Malah Beli Merpati Rp305 Juta untuk Perayaan HUT ke-81 RI
Pilihan
-
Jet Tempur Sukhoi TNI AU Tergelincir Nyaris Hantam Jalan Raya di Maros
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
Terkini
-
Oktafianus Fernando Resmi Gabung Persis Solo, Bidik Promosi Super League
-
Yonif 413/Bremoro Gelar Donor Darah Bersama Warga di Karanganyar
-
Prajurit dan Persit Yonif 413/Bremoro Galang Bantuan untuk Korban Gempa NTT
-
Mahasiswa PPG Unisri Solo Edukasi Karang Taruna soal 3A dan Latih Kreativitas Ecoprint
-
Konflik Keraton Solo Memanas! Kubu PB XIV Purboyo Layangkan Somasi ke Gusti Moeng