- Polsek Banyudono menyelidiki kasus pencurian peralatan dapur di SPPG 04, Desa Ketaon, Boyolali, pada Selasa, 23 Juni 2026.
- Pelaku mencuri berbagai perangkat dapur dan sistem CCTV yang menyebabkan kerugian material mencapai total Rp21.150.000 bagi korban.
- Pihak kepolisian sedang melakukan olah TKP dan penyelidikan intensif guna mengidentifikasi serta menangkap pelaku tindak pidana tersebut.
SuaraSurakarta.id - Polsek Banyudono Polres Boyolali menangani kasus dugaan tindak pidana pencurian yang terjadi di Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) 04 Dukuh Kebon Tutup, RT 21 RW 03, Desa Ketaon, Kecamatan Banyudono, Kabupaten Boyolali, Selasa (23/6/2026).
Peristiwa tersebut diketahui sekitar pukul 13.40 WIB saat salah seorang saksi melakukan pengecekan di dapur SPPG.
Sesampainya di lokasi, saksi mendapati gembok pintu telah hilang dan pintu dalam keadaan terbuka.
Setelah dilakukan pemeriksaan di dalam ruangan, diketahui sejumlah peralatan dapur dan perangkat pendukung lainnya telah raib.
Saksi kemudian menghubungi petugas keamanan dan pihak terkait sebelum kejadian tersebut dilaporkan ke Polsek Banyudono.
Barang yang dilaporkan hilang meliputi satu unit mesin kupas wortel, sepuluh buah tray atau nampan stainless, lima set pisau stainless, satu unit blender/cooper, satu unit alat pencuci mobil, satu unit DVR CCTV, dan satu unit TV LCD monitor CCTV. Total kerugian akibat kejadian tersebut diperkirakan mencapai Rp21.150.000.
Menerima laporan tersebut, personel Polsek Banyudono segera mendatangi tempat kejadian perkara (TKP), melakukan olah TKP awal, meminta keterangan para saksi, serta melakukan serangkaian penyelidikan guna mengungkap identitas pelaku.
Kapolsek Banyudono AKP Tri Mulyono, S.H. menyampaikan bahwa kasus tersebut masih dalam proses penyelidikan.
Kepolisian terus mengumpulkan keterangan dan petunjuk di lapangan untuk mengungkap pelaku serta mengamankan barang bukti yang berkaitan dengan peristiwa tersebut.
Baca Juga: 5 Fakta Tragedi Sate Maut Boyolali, Seret Sang Menantu Pecandu Judi Online
Polres Boyolali mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan dan segera melaporkan kepada pihak kepolisian apabila mengetahui informasi yang dapat membantu proses pengungkapan perkara.
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 HP Samsung Rp2 Jutaan Terbaik: Kamera Tajam, NFC hingga Koneksi 5G
- 7 Lukisan Pembawa Hoki Menurut Feng Shui untuk Dipajang di Ruang Tamu
- 3 HP Infinix Memori 256 GB dan NFC Harga Rp1 Jutaan, Solusi Multitasking hingga Gaming
- 12 Sepeda Gunung United Detroit Lengkap dengan Harga dan Spesifikasinya
- 5 Rekomendasi Rice Cooker Digital, Nasi Tetap Pulen hingga 48 Jam
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Mural HUT ke-81 di Sukoharjo, Angka 8 Bergambar Pria Gendut, Angka 1 Pria Kurus
-
PGS Resmi Tutup Permanen Gara-gara Pailit, Pedagang Mulai Kosongkan Kios dan Pindah
-
BRI Optimalkan Likuiditas Dari Dana SAL Untuk Percepat Pembiayaan Sektor Riil
-
Menengok Rumah Slamet Riyadi yang Direhabilitasi, Sosok Pemberani yang Gugur di Medan Perang
-
Duh! PN Solo Tolak Gugatan Gusti Moeng Soal Nama PB XIV, Kabulkan Eksepsi Tergugat