Ronald Seger Prabowo
Rabu, 24 Juni 2026 | 21:18 WIB
Polsek Banyudono Polres Boyolali menangani kasus dugaan tindak pidana pencurian yang terjadi di Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) 04 Dukuh Kebon Tutup, RT 21 RW 03, Desa Ketaon, Kecamatan Banyudono, Kabupaten Boyolali, Selasa (23/6/2026). [Dok Polsek Banyudono]
Baca 10 detik
  • Polsek Banyudono menyelidiki kasus pencurian peralatan dapur di SPPG 04, Desa Ketaon, Boyolali, pada Selasa, 23 Juni 2026.
  • Pelaku mencuri berbagai perangkat dapur dan sistem CCTV yang menyebabkan kerugian material mencapai total Rp21.150.000 bagi korban.
  • Pihak kepolisian sedang melakukan olah TKP dan penyelidikan intensif guna mengidentifikasi serta menangkap pelaku tindak pidana tersebut.

SuaraSurakarta.id - Polsek Banyudono Polres Boyolali menangani kasus dugaan tindak pidana pencurian yang terjadi di Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) 04 Dukuh Kebon Tutup, RT 21 RW 03, Desa Ketaon, Kecamatan Banyudono, Kabupaten Boyolali, Selasa (23/6/2026).

Peristiwa tersebut diketahui sekitar pukul 13.40 WIB saat salah seorang saksi melakukan pengecekan di dapur SPPG.

Sesampainya di lokasi, saksi mendapati gembok pintu telah hilang dan pintu dalam keadaan terbuka.

Setelah dilakukan pemeriksaan di dalam ruangan, diketahui sejumlah peralatan dapur dan perangkat pendukung lainnya telah raib.

Saksi kemudian menghubungi petugas keamanan dan pihak terkait sebelum kejadian tersebut dilaporkan ke Polsek Banyudono.

Barang yang dilaporkan hilang meliputi satu unit mesin kupas wortel, sepuluh buah tray atau nampan stainless, lima set pisau stainless, satu unit blender/cooper, satu unit alat pencuci mobil, satu unit DVR CCTV, dan satu unit TV LCD monitor CCTV. Total kerugian akibat kejadian tersebut diperkirakan mencapai Rp21.150.000.

Menerima laporan tersebut, personel Polsek Banyudono segera mendatangi tempat kejadian perkara (TKP), melakukan olah TKP awal, meminta keterangan para saksi, serta melakukan serangkaian penyelidikan guna mengungkap identitas pelaku.

Kapolsek Banyudono AKP Tri Mulyono, S.H. menyampaikan bahwa kasus tersebut masih dalam proses penyelidikan.

Kepolisian terus mengumpulkan keterangan dan petunjuk di lapangan untuk mengungkap pelaku serta mengamankan barang bukti yang berkaitan dengan peristiwa tersebut.

Baca Juga: 5 Fakta Tragedi Sate Maut Boyolali, Seret Sang Menantu Pecandu Judi Online

Polres Boyolali mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan dan segera melaporkan kepada pihak kepolisian apabila mengetahui informasi yang dapat membantu proses pengungkapan perkara.

Load More