- Rumah Sakit Ortopedi Soeharso Surakarta akan menyelenggarakan Soeharso Inclusive Run pada 30 Agustus 2026 mendatang di sekitar area rumah sakit.
- Kegiatan tersebut digelar dalam rangka memperingati HUT ke-75 RSO Soeharso dengan mengusung konsep olahraga inklusif bagi seluruh lapisan masyarakat.
- Ajang ini menargetkan 1.100 peserta melalui kategori 7,5 kilometer dan 3 kilometer untuk mendukung semangat kesetaraan serta gaya hidup sehat.
SuaraSurakarta.id - Rumah Sakit Ortopedi (RSO) Soeharso Surakarta akan menggelar Soeharso Inclusive Run 2026 sebagai bagian dari rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-75 rumah sakit tersebut.
Event lari yang mengusung tema "Legacy, Humanity, Innovation" ini dijadwalkan berlangsung pada 30 Agustus 2026 dan menjadi simbol perjalanan panjang RSO Soeharso dalam memberikan pelayanan kesehatan yang inklusif bagi masyarakat Indonesia.
Sebagai rumah sakit rujukan nasional di bidang ortopedi, rehabilitasi medik, dan layanan kesehatan inklusif, RSO Soeharso ingin menjadikan perayaan 75 tahun pengabdiannya sebagai lebih dari sekadar seremoni.
Melalui ajang lari ini, rumah sakit ingin mengajak masyarakat menerapkan gaya hidup sehat sekaligus memperkuat semangat kesetaraan dan kebersamaan.
Direktur Utama RSO Soeharso, dr. Tito Sumarwoto, mengatakan Soeharso Inclusive Run 2026 dirancang sebagai ajang olahraga yang dapat diikuti seluruh lapisan masyarakat tanpa terkecuali.
"Selama ini RS Soeharso dikenal sebagai institusi yang dekat dengan layanan rehabilitasi dan pemberdayaan penyandang disabilitas. Karena itu, kami ingin menjadikan Soeharso Inclusive Run sebagai perayaan yang benar-benar mencerminkan semangat tersebut," ujar Tito dalam konferensi pers, Rabu (24/6/2026).
Menurutnya, inklusivitas tidak hanya menjadi slogan, tetapi diwujudkan melalui partisipasi bersama dalam satu lintasan yang sama.
Ketua Panitia Soeharso Inclusive Run 2026, dr. Kshanti Adhitya, menjelaskan event ini menghadirkan dua kategori utama, yaitu 7,5 kilometer dan 3 kilometer Inclusive Run.
Kategori 7,5K dipilih sebagai simbol perjalanan 75 tahun RSO Soeharso dalam memberikan pelayanan dan pengabdian kepada masyarakat Indonesia.
Baca Juga: Bajaj Maxride Komitmen Memberikan Layanan Transportasi Inklusif Warga Solo
Sementara kategori 3K Inclusive Run dirancang agar dapat diikuti seluruh kalangan, termasuk penyandang disabilitas, keluarga, pelajar, komunitas, tenaga kesehatan, hingga masyarakat umum.
"Kami ingin menghadirkan pengalaman olahraga yang bisa dinikmati semua orang. Peserta tidak hanya berlari, tetapi juga merasakan secara langsung makna inklusivitas dalam ruang publik yang setara dan ramah bagi semua," jelas Kshanti.
Panitia juga menyediakan kategori Running Buddy 3K yang memungkinkan peserta mendampingi pelari disabilitas selama kegiatan berlangsung. Namun peserta running buddy tidak akan mendapatkan medali finisher.
Untuk menjangkau lebih banyak peserta, panitia menetapkan biaya pendaftaran yang cukup terjangkau. Kategori 7,5K dikenakan biaya Rp195 ribu, kategori 3K Inclusive Run Rp168 ribu, dan kategori Running Buddy sebesar Rp80 ribu.
Melalui biaya tersebut, peserta tidak hanya mengikuti event olahraga, tetapi juga menjadi bagian dari perayaan 75 tahun RSO Soeharso yang mengedepankan nilai kemanusiaan dan inklusivitas.
Targetkan 1.100 Peserta
Berita Terkait
Terpopuler
- Profil Norman Joesoef, Pengusaha Muda yang Disebut-sebut Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- 4 HP Murah Baterai 7000 mAh, Tahan hingga 2 Hari dengan Performa Kencang
- 6 HP Samsung Rp2 Jutaan Terbaik: Kamera Tajam, NFC hingga Koneksi 5G
- Rumah Lansia 82 Tahun Dieksekusi PN Jakbar Meski Masih Sengketa
Pilihan
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
Terkini
-
Mural HUT ke-81 di Sukoharjo, Angka 8 Bergambar Pria Gendut, Angka 1 Pria Kurus
-
PGS Resmi Tutup Permanen Gara-gara Pailit, Pedagang Mulai Kosongkan Kios dan Pindah
-
BRI Optimalkan Likuiditas Dari Dana SAL Untuk Percepat Pembiayaan Sektor Riil
-
Menengok Rumah Slamet Riyadi yang Direhabilitasi, Sosok Pemberani yang Gugur di Medan Perang
-
Duh! PN Solo Tolak Gugatan Gusti Moeng Soal Nama PB XIV, Kabulkan Eksepsi Tergugat