- Pabrik rokok HS di Muntilan, Magelang, mempekerjakan 21 penyandang disabilitas tanpa syarat rumit dan tanpa pengalaman kerja.
- Perusahaan menyediakan fasilitas tempat tinggal gratis bagi karyawan disabilitas guna mendukung kemudahan mobilitas para pekerja tersebut.
- CEO Surya Group Holding Company berkomitmen terus merekrut penyandang disabilitas di pabrik baru wilayah Jogjakarta dan Lampung.
SuaraSurakarta.id - Kesempatan kerja kerap menjadi hal yang sulit diraih bagi penyandang disabilitas.
Berbagai keterbatasan, stigma, hingga persyaratan kerja yang tidak ramah difabel membuat banyak dari mereka harus berjuang lebih keras hanya untuk mendapatkan penghidupan yang layak.
Namun, harapan itu hadir di pabrik rokok HS. Di perusahaan yang ada di Muntilan, Magelang Jawa Tengah ini, penyandang disabilitas tidak hanya diterima bekerja, tetapi juga dirangkul sebagai bagian penting dari perusahaan tanpa syarat yang memberatkan.
Tika,35, salah satu karyawan difabel asal Temanggung, merasakan betul perubahan hidupnya sejak bekerja di pabrik tersebut. Sebelumnya, ia mengaku berkali-kali mencoba melamar pekerjaan, namun selalu kandas di tengah jalan.
“Dulu sulit sekali cari kerja. Sudah melamar ke banyak tempat, tapi selalu gagal,” ujar Tika, Selasa (7/4/2026).
Namun betapa bahagianya Tika saat mendengar pabrik rokok HS membuka lowongan pekerjaan khusus untuk penyandang disabilitas. Tanpa banyak persyaratan yang rumit, Tika akhirnya diterima dan mulai menata kembali hidupnya.
Sehari-hari, Tika bekerja sebagai karyawan linting di perusahaan itu. Tak hanya sendiri, ternyata banyak kawan-kawan penyandang disabilitas lain yang bekerja di pabrik rokok HS. Total saat ini, ada 21 karyawan penyandang disabilitas yang bekerja di sana.
“Di sini saya merasa dihargai. Tidak dibedakan. Semua diperlakukan sama,” katanya dengan mata berbinar.
Tak hanya memberikan pekerjaan, rokok HS juga akan menyediakan fasilitas mess atau tempat tinggal gratis bagi karyawan khusus penyandang disabilitas. Fasilitas ini sangat membantu, terutama bagi pekerja yang berasal dari luar daerah atau memiliki keterbatasan mobilitas.
Baca Juga: Kunjungi Keraton Solo, PT Jasindo Komitmen Dukung Pemberdayaan UMKM dan Pelaku Usaha Difabel
"Semoga HS semakin jaya sehingga semakin banyak kawan-kawan disabilitas yang diterima bekerja. Maturnuwun atas kesempatan dan segala fasilitas berupa mess yang diberikan pada kami," ucap Tenyria Swastika,35, penyandang disabilitas lainnya.
Sementara itu, bos rokok HS sekaligus CEO Surya Group Holding Company, Muhammad Suryo menegaskan, pihaknya akan terus membuka lowongan pekerjaan untuk penyandang disabilitas. Mereka akan diterima tanpa syarat apapun dan tanpa pengalaman.
"Saya akan menerima penyandang disabilitas berapapun jumlahnya. Meskipun belum berpengalaman, akan kami terima," ucapnya.
Saat ini, HS lanjut Suryo tengah terus mengembangkan pabrik rokok HS. Tak hanya di Magelang, Suryo tengah membangun pabrik baru di Jogjakarta dan Lampung.
"Jadi untuk teman-teman penyandang disabilitas di seluruh Indonesia, yang ingin bergabung dengan kami dengan senang hati kami terima. Mari bergabung bersama HS," pungkasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Motor Listrik Paling Kuat di Tanjakan 2026, Anti Ngeden dan Tetap Bertenaga
- Geger! Saiful Mujani Serukan "Gulingkan Prabowo": Dinasihati Nggak Bisa, Bisanya Hanya Dijatuhkan
- 7 Bedak Anti Luntur Kena Keringat saat Cuaca Panas, Makeup Tetap On Seharian
- Therese Halasa, Perempuan Palestina yang Tembak Benjamin Netanyahu
- 4 HP Tahan Air yang Bisa Digunakan saat Berenang, Anti Rusak dan Anti Rewel
Pilihan
-
Piala AFF 2026: Kalahkan Malaysia, Timnas Futsal Indonesia Lolos ke Semifinal
-
Memo Rahasia: Ayatollah Mojtaba Khamenei Kritis, Koma, Dirawat di Qom
-
FTSE Segera Umumkan Klasifikasi, IHSG Ditutup Terkoreksi
-
Banjir Rendam 40 Titik Palembang, Dua Lansia Sakit Tak Berdaya hingga Dievakuasi dari Rumah Terendam
-
Baru 17 Tahun, Siti Khumaerah Sudah Diterima di 5 Kampus Dunia
Terkini
-
Heboh Isu Pemakzulan Presiden, Ahmad Luthfi: Jangan Asal Njeplak!
-
Berkunjung ke Solo, Artis Senior Christine Hakim Sebut Jokowi Masih Dibutuhkan Indonesia
-
Lebih dari Sekadar Pekerjaan, Kisah Pabrik Rokok HS Beri Harapan Baru bagi Difabel
-
Konflik Petani di Sragen Memanas, Ini 6 Fakta di Balik Sengketa Irigasi Jono-Gawan
-
Jeritan Pedagang Kecil di Tengah Kenaikan Harga Plastik: Untung Tipis, Pelanggan Terancam Pergi!