Suasana acara kirab pusaka malam satu suro yang digelar oleh dua kubu. (Suara.com/Ari Welianto)
Baca 10 detik
- Dua kubu Keraton Kasunanan Surakarta menggelar kirab pusaka Malam 1 Suro secara terpisah pada Selasa, 16 Mei 2026.
- Peserta dari kubu LDA dan kubu PB XIV Purboyo melakukan prosesi duduk saling membelakangi di Sasana Sewaka.
- Kedua belah pihak berkomitmen menjaga kedamaian serta nama baik keraton selama rangkaian acara tradisi tersebut berlangsung.
Singonagoro menambahkan berharap tidak ada oknum-oknum yang menumpangi atau menciptakan suasana suro kurang enak.
"Ini merupakan acara rutin yang sudah ada sejak PB XII dan PB XIII. Kami melanjutkan estafet kepemimpinan," tandasnya.
"Soal pusaka yang akan dikirab masih menunggu dawuh dari Sinuhun. Nanti kita lihat saja, tidak boleh ndisiki kerso. Tergantung titah dan instruksi sinuhun," pungkasnya.
Kontributor : Ari Welianto
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Kenapa Maudy Ayunda Disebut Tak Napak Tanah? Ini Kronologinya
- Menteri Keuangan Purbaya Diganti Hari Ini? Wakilnya Sudah ke Istana Pakai Jas
- Status Terbaru Anak Purbaya: Mafia Ancam Presiden Dibalik Pemecatan Bapak, Ada Foto Raja Juli
- Update Reshuffle Kabinet Hari Ini: Menlu Sugiono Dikabarkan Diganti
- Resmi! Menkeu Purbaya Dicopot, Diganti Suahasil Nazara
Pilihan
-
Kabar Buruk dari Italia: Jay Idzes Cedera 30-35 Hari Absen Bela Timnas Indonesia
-
Purbaya Ogah Bicara Panjang Saat Sertijab Menkeu ke Suahasil: Terima Kasih Semua
-
Apa Salah Purbaya hingga Dipecat Lewat Panggilan Telepon?
-
Pejabat Kantor Pertanahan Terjaring OTT KPK di Jakarta dan Bogor
-
Dilantik Jadi Menkeu, Suahasil Akui Tak Berkomunikasi Dengan Purbaya
Terkini
-
Sopir Truk Asal Solo Jadi Korban Kapal Virgo, Ternyata Naik Pakai KTP Saudara Kembar
-
Cerita Paman Aldo, Penumpang Kapal Virgo Transport 8, Niat Bekerja untuk Bantu Orang Tuanya
-
Kisah Ahda Dhiyaurrohman, Korban Kapal Virgo Transport 8 Asal Solo, Nekat Merantau Tanpa Restu Ortu
-
Dewi Natalia, Mantri BRI yang 14 Tahun Dampingi Pedagang dan Lawan Jerat Rentenir
-
Warung Makan Non Halal di Sukoharjo Diduga Dibakar oleh OTK